Author: bogota

  • Antisipasi Tawuran, Anggota Sabhara Polsek Tanah Sareal Tingkatkan Patroli di Jalan Soleh Iskandar

    Kota Bogor – Dalam rangka mengantisipasi terjadinya aksi tawuran dan gangguan keamanan lainnya, Anggota Unit Sabhara Polsek Tanah Sareal Polresta Bogor Kota meningkatkan kegiatan patroli di sejumlah titik rawan, khususnya di sepanjang Jalan Soleh Iskandar, wilayah hukum Polsek Tanah Sareal, Kota Bogor.

    Kegiatan patroli ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas perintah langsung Kapolresta Bogor Kota Polda Jawa Barat, Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., yang menekankan pentingnya kehadiran polisi di lokasi-lokasi yang kerap dijadikan tempat terjadinya tawuran guna mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

    Panit Sabhara Polsek Tanah Sareal, Ipda Khawasi, menjelaskan bahwa patroli kali ini difokuskan pada kawasan Jalan Soleh Iskandar, tepatnya di sekitar Gang Mushola, yang diketahui sering dijadikan lokasi tawuran oleh sekelompok remaja. Patroli dilakukan secara rutin dan intensif guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekitar.

    “Kali ini kami melaksanakan patroli di Jalan Soleh Iskandar yang sering dijadikan lokasi tawuran, tepatnya di Gang Mushola,” ungkap Ipda Khawasi saat ditemui di sela-sela kegiatan patroli, Jumat (09/01/2026).

    Selain melakukan pemantauan wilayah, petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap waspada serta berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Masyarakat diajak untuk membangun komunikasi yang baik dengan pihak kepolisian dan segera melaporkan apabila mengetahui atau melihat adanya indikasi tawuran maupun gangguan keamanan lainnya.

    Polsek Tanah Sareal menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Upaya preventif ini juga dilakukan melalui kolaborasi dan sinergi antara kepolisian dan warga dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

    “Semoga ke depannya tidak ada lagi kejadian tindak pidana, khususnya tawuran, di wilayah Tanah Sareal pada khususnya dan Kota Bogor pada umumnya,” pungkas Ipda Khawasi.

    Dengan kegiatan patroli yang terus ditingkatkan, Polsek Tanah Sareal berharap potensi gangguan keamanan dapat ditekan serta tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

  • Wujud Kepedulian terhadap Sarana Ibadah, Polresta Bogor Kota Salurkan Bantuan Semen untuk Masjid Jaami Kaum Hubbusalam

    Kota Bogor – Polresta Bogor Kota memberikan bantuan berupa semen kepada Masjid Jaami Kaum Hubbusalam yang berlokasi di wilayah Kota Bogor. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Polri terhadap sarana ibadah, sekaligus dukungan nyata dalam upaya pembangunan dan pemeliharaan fasilitas keagamaan di tengah masyarakat.

    Penyerahan bantuan dilaksanakan secara langsung oleh perwakilan Polresta Bogor Kota kepada pengurus Masjid Jaami Kaum Hubbusalam. Kegiatan ini disambut dengan antusias dan rasa syukur dari pengurus masjid serta masyarakat sekitar yang selama ini turut berperan aktif dalam pembangunan dan perawatan rumah ibadah.

    Polresta Bogor Kota melalui perwakilannya menyampaikan bahwa bantuan semen ini diharapkan dapat membantu kelancaran proses pembangunan maupun renovasi masjid, sehingga fasilitas ibadah dapat digunakan dengan lebih nyaman oleh jamaah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan silaturahmi serta memperkuat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat.

    Lebih lanjut disampaikan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk mendukung kegiatan kemasyarakatan, termasuk dalam bidang keagamaan. Kehadiran Polresta Bogor Kota diharapkan dapat memberikan manfaat langsung serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan gotong royong di lingkungan masyarakat.

    Melalui kegiatan pemberian bantuan ini, Polresta Bogor Kota menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berkontribusi positif di tengah masyarakat. Diharapkan sinergi dan hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, sehingga tercipta lingkungan yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kota Bogor.

  • Perkuat Sinergitas Antarinstansi, Kapolresta Bogor Kota Laksanakan Kunjungan Silaturahmi ke Danlanud dan Kejaksaan Negeri Kota Bogor

    Kota Bogor – Kapolresta Bogor Kota melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud) serta Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat sinergitas antarinstansi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Bogor.

    Kunjungan silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Dalam kesempatan itu, Kapolresta Bogor Kota menyampaikan pentingnya kolaborasi dan komunikasi yang solid antara Polri, TNI, dan Kejaksaan sebagai pilar penegakan hukum dan penjaga keamanan negara, khususnya di tingkat daerah.

    Kapolresta Bogor Kota menegaskan bahwa sinergitas lintas sektoral menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, kondusif, dan terkendali. Dengan adanya koordinasi yang baik antarinstansi, setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi dan ditangani secara cepat, tepat, dan terpadu.

    Sementara itu, Danlanud dan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bogor menyambut baik kunjungan silaturahmi tersebut serta menyatakan komitmennya untuk terus mendukung dan memperkuat kerja sama yang telah terjalin selama ini. Kolaborasi yang solid diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas masing-masing institusi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Melalui kegiatan silaturahmi ini, Polresta Bogor Kota berharap hubungan kelembagaan yang harmonis antarinstansi dapat terus terjaga dan semakin kuat. Sinergi yang terbangun diharapkan menjadi fondasi yang kokoh dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung kelancaran pembangunan dan kehidupan bermasyarakat di Kota Bogor.

  • Panen Jagung Serentak Kuartal IV, Polresta Bogor Kota Perkuat Sinergi Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    Kota Bogor – Polresta Bogor Kota melaksanakan kegiatan Panen Jagung Serentak Kuartal IV sebagai bentuk komitmen dan dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini dilaksanakan di lahan pertanian yang berada di wilayah hukum Polresta Bogor Kota dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, instansi terkait, kelompok tani, serta masyarakat setempat.

    Panen jagung serentak ini merupakan bagian dari upaya Polresta Bogor Kota dalam mendukung pemanfaatan lahan produktif agar dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat sinergi dan kolaborasi antara kepolisian dengan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan serta meningkatkan kesejahteraan warga.

    Kapolresta Bogor Kota melalui perwakilannya menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan wujud kepedulian institusi kepolisian terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Dengan adanya kegiatan panen jagung serentak ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan ketersediaan pangan, khususnya komoditas jagung, yang memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

    Selain aspek produksi pangan, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong semangat masyarakat untuk terus mengelola dan memanfaatkan lahan pertanian secara optimal. Polresta Bogor Kota berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat, baik dalam bidang keamanan maupun pembangunan sosial dan ekonomi.

    Melalui Panen Jagung Serentak Kuartal IV ini, Polresta Bogor Kota berharap hasil pertanian yang diperoleh dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar serta berkontribusi pada stabilitas pangan di Kota Bogor. Ke depan, sinergi antara kepolisian, pemerintah, dan masyarakat akan terus diperkuat guna mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

  • Kapolda Jabar Dampingi Kapolri dan Menteri Pertanian pada Panen Raya Jagung Serentak di Kabupaten Bekasi

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., mendampingi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bersama Menteri Pertanian RI dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak yang dilaksanakan di Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (8/1/2026).

    Kegiatan panen raya jagung serentak ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan para petani.

    Kehadiran pimpinan Polri bersama jajaran pemerintah pusat dan daerah menjadi wujud nyata sinergitas lintas sektor dalam mendukung program strategis nasional di bidang pertanian.

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolri bersama Menteri Pertanian dan Kapolda Jawa Barat secara simbolis melaksanakan panen jagung di lahan pertanian milik masyarakat setempat.

    Selain itu, rombongan juga berdialog langsung dengan para petani guna menyerap aspirasi serta memastikan dukungan keamanan dan pendampingan berkelanjutan terhadap sektor pertanian.

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan menegaskan bahwa Polda Jabar siap mendukung penuh program ketahanan pangan melalui pengamanan, pendampingan, serta sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.

    Menurutnya, situasi kamtibmas yang kondusif menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

    Panen Raya Jagung Serentak ini diharapkan mampu mendorong peningkatan hasil produksi jagung di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Bekasi, sekaligus menjadi motivasi bagi para petani untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

    Bandung 8 Januari 2026

    Dikeluarkan oleh Bidhumas Polda Jabar

  • Kapolri Tegaskan Kontribusi Polri dalam Swasembada Pangan, Produksi Jagung Capai 3,5 Juta Ton di 2025

    Kota Bogor- Kapolri Listyo Sigit Prabowo memimpin kegiatan panen jagung serentak kuartal IV yang digelar di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, Kepolisian Negara Republik Indonesia telah berkontribusi signifikan dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui panen jagung mencapai sekitar 3,5 juta ton.

    Pernyataan itu disampaikan Kapolri saat panen raya jagung di Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (8/1/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, serta Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani.

    Kapolri menjelaskan bahwa panen serentak kuartal IV 2025 sejatinya dijadwalkan berlangsung pada Desember 2025. Namun, pelaksanaannya mengalami penyesuaian waktu hingga akhirnya dapat dilaksanakan pada awal Januari 2026.

    “Jadi, kurang lebih selama satu tahun, sesuai dengan apa yang menjadi target Bapak Presiden, kita memaksimalkan untuk bagaimana agar terlaksana swasembada, khususnya untuk Polri mendorong untuk dilaksanakannya swasembada jagung,” kata Kapolri.

    Ia menuturkan, panen raya tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan Polri. Sepanjang 2025, Polri telah melakukan penanaman jagung di lahan seluas 661.717 hektare. Sementara itu, pada 2026 mendatang, Polri menargetkan penanaman jagung di lahan seluas 522.079 hektare.

    Selama 2025, Polri juga telah beberapa kali melaksanakan panen raya sebagai bentuk dukungan konkret terhadap program swasembada pangan nasional. Dari program ketahanan pangan tersebut, estimasi hasil panen jagung Polri berada pada kisaran 3.519.226 hingga 3.578.782 ton.

    “Tentunya harapan kami, ini bisa mendorong untuk bisa tercapainya swasembada pangan, khususnya jagung, yang menjadi atensi Bapak Presiden. Dan kami akan tuntaskan di tahun 2026 ini agar seluruh lahan kami bisa tertanam,” kata Kapolri.

    Kapolri berharap program ketahanan pangan yang dijalankan Polri tidak hanya mampu mendukung swasembada jagung, tetapi juga memperkuat cadangan pangan nasional serta memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri.

    “Dengan harapan, selain kita memenuhi swasembada, harapan kita juga cadangan kita juga tercukupi, kebutuhan pasar, baik untuk swasta nasional, kelompok gabungan pakan ternak, mandiri juga bisa tercukupi, cadangan Bulog juga bisa tercukupi, dan sisanya bisa kita ekspor,” imbuh Kapolri.

    Lebih lanjut, Kapolri menegaskan komitmen Polri untuk terus memberikan kontribusi maksimal dalam mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto, khususnya di bidang ketahanan dan swasembada pangan.

    “Mudah-mudahan apa yang menjadi atensi dan perhatian Bapak Presiden, yang menaruh perhatian khusus terkait dengan masalah swasembada, kami bisa ikut berkontribusi semaksimal mungkin,” ujar Kapolri.

    Dalam panen jagung serentak kuartal IV 2025 ini, Polri memanen jagung di lahan seluas 47.830,93 hektare dengan estimasi hasil panen antara 683.966 hingga 743.522 ton. Kegiatan tersebut melibatkan sebanyak 3.616 petani dari 527 kelompok tani binaan Polri.

  • Mentan Amran Apresiasi Peran Kapolri dan Titiek Soeharto dalam Percepatan Swasembada Pangan

    Kota Bogor- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan berbagai pihak dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan khusus atas kontribusi Kapolri Listyo Sigit Prabowo serta Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto.

    Apresiasi tersebut disampaikan Amran saat menghadiri kegiatan panen raya jagung serentak kuartal IV yang digelar di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (8/1/2026). Menurutnya, capaian swasembada pangan nasional berhasil direalisasikan jauh lebih cepat dibandingkan target awal.

    “Ibu Ketua (Komisi IV DPR) yang saya hormati, saya banggakan, beliau men-support penuh sehingga swasembada kita tercapai dalam waktu sesingkat-singkatnya, yaitu hanya satu tahun dari target Bapak Presiden 4 tahun. Ini tidak lepas dari support penuh oleh Ibu Ketua Komisi IV,” ujar Amran.

    Selain itu, Amran juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolri atas kontribusi besar Polri di sektor pertanian. Ia menilai dukungan tersebut menjadi bagian penting dari keberhasilan program swasembada pangan nasional.

    “Kedua, kami sampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolri telah berkontribusi besar sektor pertanian. Kami mewakili petani, mewakili pemerintah, kami mengucapkan terima kasih. Ini adalah kerja keras yang luar biasa dan Bapak Presiden mengapresiasi langsung kepada Ibu Ketua Komisi IV dan Bapak Kapolri,” terangnya.

    Lebih lanjut, Amran menjelaskan bahwa upaya percepatan swasembada pangan juga memiliki dampak strategis dalam aspek sosial dan keamanan. Peningkatan produksi pertanian merupakan langkah preventif yang dinilai mampu memperkuat kesejahteraan masyarakat serta menekan potensi terjadinya tindak kejahatan.

    “Ini langkah yang paling baik untuk preventif, preventif kejahatan, kenapa? Karena dengan meningkatnya produksi. Yang pertama, meningkatkan pendapatan petani, menurunkan kemiskinan, mengurangi pengangguran, dan pada gilirannya mencegah kejahatan,” jelasnya.

    Amran menambahkan, peningkatan kesejahteraan petani menjadi kunci dalam menciptakan stabilitas sosial dan keamanan di masyarakat. Ia pun kembali menyampaikan apresiasi kepada Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR RI atas peran aktif yang telah diberikan.

    “Karena kalau orang miskin biasanya itu mendekati kekufuran, bahkan kejahatan, biasanya terjadi kejahatan. Ini langkah luar biasa preventif untuk mencegah semua yang saya sampaikan tadi, kejahatan dan kriminalitas di lapangan. Terima kasih Pak Kapolri, atas nama petani seluruh Indonesia ada 160 juta petani Indonesia yang menyampaikan terima kasih, Ibu Ketua, terima kasih,” sambung Amran.

  • Panen Raya Jagung di Bekasi, Kapolri Salurkan Alsintan dan Sembako untuk Kelompok Tani dan Masyarakat

    Kota Bogor- Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani dalam rangkaian kegiatan panen raya jagung serentak kuartal IV yang digelar di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Total sebanyak empat unit alsintan diserahkan kepada kelompok tani penerima manfaat.

    Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Kamis (8/1/2026). Empat unit alsintan yang diberikan terdiri atas dua unit hand tractor dan dua unit pompa air untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

    Selain bantuan alsintan, Kapolri juga menyalurkan bantuan sosial berupa 1.000 paket sembako yang diperuntukkan bagi kelompok tani dan masyarakat di sekitar lokasi panen raya. Paket sembako tersebut berisi beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, tepung terigu 1 kilogram, kecap 1 botol, saus 1 botol, teh 2 kemasan, susu kaleng 1 buah, minyak goreng 2 kilogram, serta mi instan 4 bungkus.

    Dalam kegiatan yang sama, Polri turut menggelar bakti kesehatan bagi 500 orang dengan sasaran kelompok tani dan masyarakat sekitar. Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan gigi, serta pemeriksaan laboratorium.

    Kegiatan panen raya jagung serentak kuartal IV ini dihadiri Kapolri bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto. Panen raya tersebut menjadi salah satu penanda capaian swasembada pangan jagung di Indonesia.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Utama Perum Bulog Letjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, serta sejumlah pejabat utama Polri, antara lain Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada, Asisten SDM Kapolri sekaligus Kasatgas Ketahanan Pangan Irjen Anwar, dan Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho.

    Adapun total luas lahan jagung yang memasuki masa panen pada kuartal IV tercatat mencapai 39.096,13 hektare. Dari jumlah tersebut, panen raya serentak dilaksanakan di lahan seluas 1.191,28 hektare yang tersebar di 36 polda.

    Kapolri menegaskan komitmen Polri untuk terus berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan swasembada jagung pada tahun 2026 guna meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

  • Polda Jabar Membagikan Momen Panen Raya Jagung, Bentuk Tidak Lanjut Program Ketahanan Pangan Yang digaungkan Presiden RI Prabowo Subianto

    Kota Bogor-Berlokasi di Kampung Cimenteng, Desa Karangsari, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, panen raya berlangsung dan dipimpin oleh Wakapolda Jabar Brigjen Pol Adi Vivid, Kamis (8/1/2026)

    “Dalam mendukung program ketahanan pangan Bapak Presiden Prabowo, Polri dalam hal ini Polda Jawa Barat telah melaksanakan kegiatan panen raya jagung serentak kwartal I tahun 2026,” kata Wakapolda Jabar di lokasi panen.

    Polda Jabar, lanjut Brigjen Adi Vivid, telah memanfaatkan lahan seluas 75,99 hektar telah ditanami jagung dengan hasil panen diperkirakan mencapai sekira 300 ton.

    Sedangkan secara khusus Polres Cimahi menghasilkan 20 ton jagung dari hasil penanaman di lahan seluas 5 hektar. Hasil tersebut menurut Wakapolda Jabar, berhasil menempatkan Polda Jabar di peringkat keempat panen raya secara nasional.

    “Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat disini, khusunya kepada 241 petani yang tergabung dalam 24 kelompok tani,” ucapnya.

    Selanjutnya, hasil panen tersebut disebut akan diserap langsung oleh Badan Urusan Logistik (Bulog).

  • Kapolda Jabar Pimpin Kegiatan Medical Check Up Pengurus YKB dan Tenaga Pendidik Sekolah Kemala Bhayangkari

    Kota Bogor- Kepolisian Daerah Jawa Barat melaksanakan kegiatan Medical Check Up (MCU) bagi Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Daerah Jawa Barat serta tenaga pendidik Sekolah Kemala Bhayangkari. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., dan berlangsung di RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung. Kamis (8/1/2026).

    Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini merupakan bentuk kepedulian Polda Jabar terhadap kesehatan para tenaga pendidik dan pengurus YKB yang memiliki peran strategis dalam mendukung dunia pendidikan di lingkungan Polri. Medical check up diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari guru Sekolah Kemala Bhayangkari Palasari Bandung serta tenaga pendidik TK Kemala Bhayangkari, dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari Tahun 2026.

    Kapolda Jabar Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut. Kapolda menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sistem dan kurikulum, tetapi sangat bergantung pada kondisi kesehatan para tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Menurutnya, guru memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kecerdasan, serta kepribadian generasi penerus bangsa, sehingga kesehatan fisik dan mental mereka harus menjadi perhatian bersama.

    “Kesehatan adalah modal utama dalam menjalankan tugas dan pengabdian. Para tenaga pendidik Sekolah Kemala Bhayangkari memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kualitas generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, kami ingin memastikan bahwa seluruh tenaga pendidik berada dalam kondisi sehat, sehingga dapat menjalankan tugasnya secara optimal,” ujar Kapolda Jabar.

    Lebih lanjut, Kapolda Jabar menegaskan bahwa kegiatan medical check up ini juga menjadi langkah preventif untuk mendeteksi secara dini kondisi kesehatan, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga pola hidup sehat di lingkungan keluarga besar Polri.

    “Melalui pemeriksaan kesehatan ini, kami berharap dapat mendorong budaya hidup sehat serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan. Dengan pendidik yang sehat, insyaallah proses pendidikan akan berjalan lebih baik dan berkelanjutan,” tambahnya.

    Kapolda Jabar juga menekankan bahwa kegiatan medical check up ini tidak hanya bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan saat ini, tetapi juga sebagai sarana edukasi agar para tenaga pendidik semakin peduli terhadap pentingnya pola hidup sehat di tengah tuntutan tugas dan tanggung jawab yang tidak ringan. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan.

    Pada kesempatan tersebut, Kapolda Jabar turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Karumkit Bhayangkara TK II Sartika Asih Bandung beserta seluruh tenaga medis yang telah memberikan pelayanan kesehatan secara profesional, sehingga kegiatan pemeriksaan kesehatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

    Kapolda Jabar berharap hasil pemeriksaan kesehatan ini dapat menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut, baik secara pribadi maupun kelembagaan, sehingga para tenaga pendidik dapat terus mengabdikan diri dengan kondisi fisik dan mental yang prima. Dengan pendidik yang sehat, disiplin, dan berdedikasi, Yayasan Kemala Bhayangkari diharapkan terus berkontribusi dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berkarakter.