Category: Uncategorized

  • Warga Menteng Menyala Salurkan Santunan Anak Yatim, Tripika Hadir Amankan dan Dukung Kelancaran Kegiatan

    KOTA BOGOR – Wujud kepedulian sosial terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh warga Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, melalui kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim. Kegiatan tersebut mendapat pengamanan dan pengawalan langsung dari unsur Tripika, yang turut hadir memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

    Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jawa Barat bersama Kasi Kemas Kecamatan, PLT Lurah Menteng, Ketua RT dan RW, serta ibu-ibu pengajian Menteng Barokah, hadir mengamankan sekaligus mengawal penyaluran santunan hingga diterima langsung oleh anak-anak yang berhak.

    Kegiatan ini sejalan dengan arahan Kapolresta Bogor Kota Polda Jabar Kombes Pol Eko Prasetyo, yang menekankan agar Polri selalu hadir di setiap kegiatan masyarakat sebagai bentuk pelayanan, pengayoman, dan perlindungan kepada warga.

    Kapolsek Bogor Barat, AKP Didin Komarudin, S.H., M.H., menjelaskan bahwa santunan tersebut disalurkan kepada anak yatim, piatu, serta yatim piatu yang telah terdata di wilayah RW 20 Kelurahan Menteng.
    “Penyaluran santunan ini diberikan oleh para donatur kepada warga yang telah terdata di wilayah RW 20 Kelurahan Menteng,” ujar AKP Didin, Rabu (17/12/2025).

    Ia menambahkan, kehadiran unsur Polri bersama pemerintah daerah dan pengurus kewilayahan diharapkan dapat memberikan rasa aman serta manfaat nyata bagi masyarakat.
    “Diharapkan dengan kehadiran Polri, Pemda, dan pengurus kewilayahan, kegiatan ini dapat berjalan tertib, aman, dan sukses serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.

    Kegiatan pembagian santunan anak yatim ini dilaksanakan dalam rangka memperingati bulan Muharram sekaligus Tahun Baru Islam 1447 Hijriah. Acara berlangsung di RW 20 Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, pada Selasa (16/12/2025) sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas Menteng Aiptu Ibo Wibowo, Kasi Kemas Kecamatan, PLT Lurah Menteng, Ketua RW 20 beserta para Ketua RT, tokoh agama, tokoh masyarakat, ibu-ibu pengajian Menteng Barokah, serta warga sekitar. Dalam kegiatan ini, sebanyak 80 anak yatim di wilayah Kelurahan Menteng menerima santunan sesuai dengan data yang telah diverifikasi sebelumnya.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, berkat sinergi yang baik antara unsur Tripika, panitia, dan masyarakat setempat.

  • Respons Cepat Polsek Bogor Utara Tindaklanjuti Laporan Call Center 110, Selamatkan Pria Lanjut Usia dalam Kondisi Lemas

    Kota Bogor – Kepolisian Sektor Bogor Utara menunjukkan respons cepat dan kepedulian terhadap keselamatan warga dengan menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk melalui Call Center 110. Laporan tersebut menyebutkan adanya seorang laki-laki lanjut usia yang ditemukan dalam kondisi lemas di wilayah RT 02/10, Kelurahan Tanah Baru, tepatnya di depan SMM Merdeka, Kota Bogor.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Polsek Bogor Utara segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan memberikan bantuan. Setibanya di lokasi, petugas mendapati seorang laki-laki berusia sekitar 65 tahun dalam kondisi lemas dan membutuhkan pertolongan segera.

    Demi keselamatan yang bersangkutan, petugas kemudian membawa pria lanjut usia tersebut ke Polsek Bogor Utara guna mendapatkan penanganan awal. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatannya tetap terpantau serta mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

    Selain memberikan penanganan awal, petugas juga melakukan upaya pencarian dan menghubungi pihak keluarga agar yang bersangkutan dapat segera mendapatkan pendampingan dari keluarga. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar, serta mendapat apresiasi dari masyarakat atas respons cepat yang diberikan oleh pihak kepolisian.

    Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada warga yang membutuhkan bantuan. Polsek Bogor Utara terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik serta merespons setiap laporan masyarakat dengan cepat dan humanis demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

  • Respons Cepat Patroli Quick Win Sat Samapta Polsek Tanah Sareal Bantu Warga Terjatuh di Jalan Kayumanis

    Kota Bogor – Patroli Quick Win Sat Samapta Polsek Tanah Sareal kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Respons cepat dan kepedulian personel Polri terlihat saat membantu seorang warga yang mengalami musibah terjatuh di Jalan Kayumanis, wilayah hukum Polsek Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (16/12/2025).

    Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, ketika personel piket QR Sat Samapta Polsek Tanah Sareal tengah melaksanakan patroli rutin guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Saat melintas di lokasi, petugas mendapati seorang warga yang terjatuh di badan jalan dan membutuhkan pertolongan.

    Melihat kondisi tersebut, personel dengan sigap menghentikan patroli dan segera memberikan bantuan. Petugas melakukan pengecekan awal untuk memastikan kondisi warga tersebut dalam keadaan aman dan tidak mengalami luka serius. Selain itu, personel juga membantu menenangkan korban agar tidak panik serta memastikan situasi sekitar tetap aman bagi pengguna jalan lainnya.

    Sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat, personel Patroli Quick Win Sat Samapta Polsek Tanah Sareal kemudian mengantarkan warga tersebut hingga ke rumahnya dengan selamat. Tindakan ini dilakukan guna memastikan korban benar-benar berada dalam kondisi aman dan mendapatkan perhatian dari pihak keluarga.

    Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi tugas kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, sebagaimana arahan pimpinan untuk selalu hadir di tengah masyarakat serta responsif terhadap setiap kejadian yang membutuhkan kehadiran Polri.

    Dengan adanya patroli rutin dan sikap humanis yang ditunjukkan oleh personel Polsek Tanah Sareal, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat, serta tercipta situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kota Bogor.

  • Kapolda Jabar Pimpin Rakor Lintas Sektoral Operasi Lilin Lodaya 2025

    Kota Bogor- Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. memimpin kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Lilin Lodaya 2025 di wilayah hukum Polda Jawa Barat, yang dilaksanakan pada Selasa (16/12/2025).

    Kegiatan Rakor ini dihadiri oleh Forkopimda Jabar, Wakapolda Jawa Barat, para Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar, serta para Kapolres jajaran Polda Jabar. Rakor dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan dan sinergi seluruh unsur dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 melalui Operasi Lilin Lodaya 2025.

    Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan menegaskan bahwa Operasi Lilin Lodaya merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama momentum akhir tahun.

    Kapolda Jabar menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral, soliditas antar instansi, serta kesiapan personel dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas, kemacetan lalu lintas, maupun bencana alam yang rawan terjadi di wilayah Jawa Barat.

    Kapolda Jabar juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran agar mengedepankan pendekatan humanis, profesional, dan responsif dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam pengamanan tempat ibadah, pusat perbelanjaan, objek wisata, terminal, stasiun, serta jalur-jalur rawan kepadatan arus lalu lintas.

    Selain itu, Kapolda Jabar meminta seluruh Kapolres untuk melakukan pemetaan kerawanan wilayah, optimalisasi pos pengamanan dan pos pelayanan, serta memastikan kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana pendukung.

    “Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta jaga kesehatan dan keselamatan personel selama pelaksanaan Operasi Lilin Lodaya 2025,” tegas Kapolda Jabar

    Melalui Rakor ini, diharapkan seluruh unsur terkait memiliki persepsi dan langkah yang sama dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, kondusif, dan lancar di wilayah hukum Polda Jawa Barat selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

  • Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Keluarga Berencana, Dukung Polda Jabar atas Program Desk Stop Bullying

    Kota Bogor- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Keluarga Berencana (DP3A/DP3AKB) Provinsi Jawa Barat menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia, dalam hal ini Polda Jawa Barat, atas pelaksanaan program Desk Stop Bullying dalam kegiatan sosialisasi pencegahan perundungan yang digelar hari, Selasa (16/12/2025).

    Hal tersebut disampaikan oleh Analisis Pemberdayaan Perempuan dan Anak DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Wiba Nurbayati, S.Sos, saat membacakan sambutan Kepala Dinas DP3AKB dalam sebuah kegiatan yang dihadiri Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., kepala sekolah, tenaga pendidik, serta murid.

    Dalam sambutannya, Wiba Nurbayati menegaskan bahwa bullying dalam bentuk apa pun tidak dapat dibenarkan dan tidak boleh ditoleransi. Menurutnya, perundungan tidak hanya menyakiti secara fisik, tetapi juga berdampak pada kondisi mental, perasaan, serta masa depan anak.

    “Sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar dan berteman. Setiap anak berhak mendapatkan rasa aman, dihargai, serta diterima tanpa diskriminasi,” ujarnya.

    DP3AKB Provinsi Jawa Barat mengajak seluruh unsur pendidikan, mulai dari pihak sekolah, guru, siswa, hingga orang tua, untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari perundungan dengan menanamkan nilai saling menghormati, empati, dan kepedulian sejak dini.

    Selain itu, masyarakat dihimbau untuk tidak diam apabila melihat atau mengalami tindakan bullying. “Laporkan, bantu, dan lindungi. Keberanian untuk bersuara merupakan langkah awal untuk menghentikan bullying,” tegasnya.

    Di akhir sambutan, DP3AKB Provinsi Jawa Barat berharap program Desk Stop Bullying Polda Jawa Barat tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam sikap dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

    “Bersama-sama kita membangun generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan saling menghargai,” pungkasnya.

  • Kabid Pendidikan Madrasah Kemenag Jabar Apresiasi Polda Jabar Bentuk Satgas Desk Stop Bullying Lodaya 2025

    Kota Bogor- Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Usep Saiful Muchtar, M.M., menyampaikan apresiasi kepada Polda Jawa Barat atas inisiatif dan komitmennya dalam membentuk Satgas Desk Stop Bullying Lodaya 2025 sebagai langkah konkret mencegah dan menanggulangi praktik perundungan di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.

    Apresiasi tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan Desk Stop Bullying Lodaya 2025 yang digelar di Aula Moeryono Polda Jabar, Selasa (16/12/2025). Menurut Usep, pembentukan satgas ini menunjukkan kepedulian dan keseriusan Polda Jabar dalam melindungi generasi muda dari dampak negatif bullying yang dapat merusak karakter, kesehatan mental, serta masa depan anak-anak dan pelajar.

    Usep menilai, kehadiran Satgas Desk Stop Bullying Lodaya 2025 menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya antara kepolisian, dunia pendidikan, orang tua, dan masyarakat. Dengan adanya satgas ini, penanganan kasus perundungan diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat, terintegrasi, dan humanis, sekaligus berorientasi pada pencegahan.

    Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa upaya Polda Jabar tersebut sejalan dengan kebijakan Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang menanamkan nilai-nilai kasih sayang, empati, dan saling menghargai di madrasah. Menurutnya, kolaborasi antara program kepolisian dan kebijakan pendidikan akan memperkuat pembentukan karakter peserta didik yang berakhlak dan berkepribadian luhur.
    “Kami sangat mengapresiasi Polda Jawa Barat yang telah membentuk Satgas Desk Stop Bullying Lodaya 2025. Ini merupakan langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak-anak kita, baik di sekolah maupun di masyarakat,” ujarnya.

    Usep berharap, keberadaan satgas tersebut dapat menjadi contoh bagi daerah lain serta mendorong meningkatnya kesadaran bersama untuk tidak mentolerir segala bentuk perundungan. Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung dan berpartisipasi aktif dalam program Desk Stop Bullying Lodaya 2025 demi terwujudnya Jawa Barat yang aman, berkarakter, dan bebas dari bullying.

  • Polda Jawa Barat Bentuk Desk Stop Bullying, Perkuat Perlindungan Anak dan Ciptakan Lingkungan Sekolah Aman

    Kota Bogor – Polda Jawa Barat membentuk Desk Stop Bullying sebagai langkah strategis untuk memperkuat respons cepat, pencegahan, edukasi, serta penegakan hukum yang humanis dan berorientasi pada perlindungan anak. Pembentukan desk stop Bulying ini dilaksanakan pada Selasa, 16 Desember 2025, bertempat di Aula Muryono.

    Desk Stop Bullying dibentuk sebagai wadah koordinasi terpadu dalam menangani kasus perundungan di lingkungan pendidikan, sekaligus sebagai upaya preventif guna menekan angka bullying di sekolah-sekolah di wilayah Jawa Barat.

    Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa pembentukan Desk Stop Bullying merupakan komitmen nyata Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada anak-anak dari segala bentuk kekerasan dan perundungan. “Desk Stop Bullying ini dibentuk untuk menciptakan alur penanganan yang cepat, terintegrasi, dan mudah diakses oleh masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya penegakan hukum, tetapi juga edukasi dan pendampingan psikologis secara berkelanjutan,” ujarnya.

    Dalam pelaksanaannya, Desk Stop Bullying melibatkan berbagai satuan kerja internal Polda Jawa Barat, antara lain Direktorat Binmas, Bidang Humas, Biro SDM Bagian Psikologi, Direktorat Siber, Direktorat Reserse Kriminal Umum melalui Unit PPA, serta Biro Operasi.

    Selain itu, keterlibatan stakeholder eksternal turut menjadi penguatan utama, meliputi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat, Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Balai Pemasyarakatan Provinsi Jawa Barat, UPTD PPA Provinsi Jawa Barat, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).

    Tidak hanya itu, Desk Stop Bullying juga mengedepankan keterlibatan aktif unsur sekolah, seperti guru bimbingan konseling, OSIS, PMI, Pramuka, serta Patroli Keamanan Sekolah, sebagai garda terdepan pencegahan perundungan di lingkungan pendidikan.

    Adapun tujuan utama pembentukan Desk Stop Bullying meliputi:
    1. Membentuk alur penanganan kasus bullying yang cepat, terintegrasi, dan mudah diakses;
    2. Menguatkan edukasi anti-bullying di sekolah melalui materi dan kegiatan kolaboratif;
    3. Menjalankan fungsi pemantauan, pendampingan psikologis, serta penegakan hukum yang proporsional;
    4. Membangun ekosistem pengawasan berlapis yang melibatkan keluarga, sekolah, masyarakat, dan aparat.

    Pencegahan bullying di sekolah dilakukan melalui pendekatan komprehensif yang mencakup edukasi dan sosialisasi rutin, penerapan kebijakan anti-bullying yang tegas, pembentukan tim pencegahan, penguatan iklim sekolah yang aman dan suportif, serta pengembangan keterampilan sosial siswa. Seluruh upaya tersebut dilaksanakan dengan melibatkan guru, orang tua, dan mitra eksternal dalam evaluasi serta pemantauan secara berkelanjutan. Dengan dibentuknya Desk Stop Bullying, Polda Jawa Barat berharap dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan, sekaligus memastikan hak anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal tetap terlindungi.

  • Unit Lantas Polsek Tanah Sareal Intensifkan Pengaturan Lalu Lintas Pagi dan Sore di Jalan Soleh Iskandar

    Kota Bogor – Guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga kelancaran arus lalu lintas, Unit Lalu Lintas Polsek Tanah Sareal Polresta Bogor Kota secara rutin melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas pada pagi dan sore hari di sepanjang Jalan Soleh Iskandar, khususnya di kawasan Simpang Yasmin, Kota Bogor, Selasa (16/12/2025).

    Kegiatan pengaturan lalu lintas tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas arahan Kapolresta Bogor Kota Polda Jawa Barat, Kombes Pol Eko Prasetyo, S.H., M.H., dalam rangka menindaklanjuti berbagai aduan masyarakat terkait kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi pada jam-jam sibuk.

    Anggota Unit Lantas Polsek Tanah Sareal diterjunkan langsung ke lapangan untuk memberikan pelayanan pagi hari kepada masyarakat yang hendak beraktivitas, seperti berangkat bekerja, sekolah, maupun kegiatan lainnya. Kehadiran petugas di titik rawan kepadatan diharapkan dapat mengantisipasi terjadinya kemacetan serta meningkatkan keselamatan para pengguna jalan.

    “Banyak masyarakat yang memulai aktivitas pada pagi hari sehingga membutuhkan kehadiran anggota lalu lintas untuk membantu mengantisipasi kemacetan dan memastikan kelancaran arus kendaraan,” ungkap Aiptu Akmaludin.

    Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pengaturan arus lalu lintas, membantu penyeberangan pengguna jalan, serta memastikan situasi lalu lintas di sekitar Simpang Yasmin tetap aman dan tertib. Penempatan personel dilakukan secara strategis guna memaksimalkan kelancaran arus kendaraan di lokasi tersebut.

    “Keberadaan petugas sangat dibutuhkan, mengingat volume kendaraan yang cukup tinggi sementara kondisi dan kapasitas jalan yang terbatas,” pungkasnya.

    Melalui kegiatan pengaturan lalu lintas yang dilaksanakan secara rutin pada pagi dan sore hari ini, Unit Lantas Polsek Tanah Sareal berharap dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta mewujudkan lalu lintas yang tertib, lancar, dan berkeselamatan di wilayah hukum Polsek Tanah Sareal.

  • Polsek Tanah Sareal Intensifkan Patroli di Lokasi Rawan Tawuran, Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

    Kota Bogor – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif, jajaran Unit Sabhara Polsek Tanah Sareal Polresta Bogor Kota bersama Perwira Pengawas (Pawas) melaksanakan patroli ke sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya aksi tawuran, khususnya di sepanjang Jalan Mekarwangi–Kencana, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (16/12/2025).

    Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas arahan Kapolresta Bogor Kota Polda Jawa Barat, Kombes Pol Eko Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H., yang menekankan pentingnya kehadiran Polri di tengah masyarakat guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas sejak dini.

    Pawas Polsek Tanah Sareal, Iptu Sahid, menjelaskan bahwa patroli difokuskan pada titik-titik yang kerap dijadikan lokasi berkumpulnya kelompok remaja dan berpotensi menimbulkan aksi tawuran.

    “Kami melaksanakan patroli ke lokasi-lokasi yang selama ini sering dijadikan tempat terjadinya tawuran, sebagai langkah preventif untuk mencegah gangguan kamtibmas,” ujar Iptu Sahid.

    Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya melakukan patroli dan pemantauan wilayah, namun juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat sekitar. Selain itu, personel Polsek Tanah Sareal turut berdialog dan mendengarkan langsung keluhan serta aspirasi warga guna mengetahui permasalahan yang ada di lingkungan tersebut.

    “Melalui kegiatan patroli ini, kami berharap dapat membangun sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan rasa aman, nyaman, serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Tanah Sareal,” pungkasnya.

    Dengan dilaksanakannya patroli secara rutin dan berkelanjutan, Polsek Tanah Sareal berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai bentuk pelayanan, perlindungan, dan pengayoman, sekaligus mencegah terjadinya aksi tawuran maupun gangguan kamtibmas lainnya di wilayah hukum Polsek Tanah Sareal.

  • Polsek Tanah Sareal Konsisten Gelar Operasi Miras, Wujudkan Wilayah Zero Minuman Keras

    Kota Bogor – Jajaran Polsek Tanah Sareal Polresta Bogor Kota terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan secara konsisten melaksanakan operasi penertiban minuman keras (miras) di wilayah hukumnya. Kegiatan ini menyasar para penjual miras ilegal yang masih beroperasi di wilayah Tanah Sareal, Kota Bogor.

    Operasi tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas arahan dan perintah Kapolresta Bogor Kota Polda Jawa Barat, Kombes Pol Eko Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H., yang menegaskan komitmen Polresta Bogor Kota untuk mewujudkan wilayah hukum yang zero miras.

    Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy, menegaskan bahwa kegiatan penertiban ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan hingga tidak ada lagi peredaran maupun penjualan minuman keras di wilayah Tanah Sareal.

    “Kami terus menerus melaksanakan operasi terhadap penjual miras sampai benar-benar mencapai titik zero. Tidak boleh lagi ada penjual minuman keras di wilayah hukum Polsek Tanah Sareal,” ujar Kompol Doddy, Selasa (16/12/2025).

    Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan bahwa operasi miras ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab Polri dalam melindungi masyarakat dari dampak negatif minuman keras serta mencegah berbagai gangguan kamtibmas, seperti tindak kriminalitas dan aksi tawuran yang kerap dipicu oleh konsumsi miras.

    Dalam pelaksanaannya, operasi ini dipimpin langsung oleh Perwira Pengawas (Pawas) bersama anggota piket fungsi Polsek Tanah Sareal. Selain itu, jajaran Polsek Tanah Sareal juga terus berkolaborasi dan bersinergi dengan Satpol PP guna menunjang efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan.

    Sebagai bentuk penegakan hukum yang tegas, petugas tidak segan-segan untuk memberikan tindakan tegas sesuai aturan, termasuk melakukan penyegelan terhadap toko atau tempat usaha yang masih nekat menjual minuman keras secara ilegal.

    “Kami ingin menciptakan wilayah hukum Polsek Tanah Sareal yang aman, kondusif, dan bebas dari peredaran minuman keras,” pungkas Kapolsek.

    Dengan digelarnya operasi miras secara rutin dan berkesinambungan ini, diharapkan dapat menekan angka kriminalitas, mencegah potensi tawuran, serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di wilayah Tanah Sareal, Kota Bogor.