Blog

  • Satlantas Polresta Bogor Kota Berikan Himbauan Humanis kepada Pengendara yang Tidak Menggunakan Helm

    Kota Bogor – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota melaksanakan kegiatan patroli rutin di sejumlah ruas jalan wilayah Kota Bogor.

    Saat patroli berlangsung, petugas mendapati seorang pengendara sepeda motor yang berboncengan tanpa menggunakan helm standar. Menindaklanjuti temuan tersebut, personel Satlantas Polresta Bogor Kota tidak serta-merta melakukan penindakan, melainkan memberikan teguran dan himbauan secara humanis kepada pengendara.

    Petugas menjelaskan kepada pengendara bahwa penggunaan helm bukan semata-mata untuk menghindari sanksi tilang, melainkan sebagai perlindungan utama guna meminimalisir risiko cedera fatal apabila terjadi kecelakaan lalu lintas. Himbauan tersebut disampaikan dengan pendekatan persuasif dan edukatif agar mudah dipahami dan diterima oleh masyarakat.

    Selain itu, pengendara juga diingatkan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga keselamatan diri sendiri serta orang lain, dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di jalan raya. Petugas berharap, melalui teguran humanis ini, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan dapat terus meningkat.

    Kasat Lantas Polresta Bogor Kota menegaskan bahwa kegiatan patroli dan pemberian himbauan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kota Bogor.

    “Pendekatan humanis menjadi prioritas kami dalam membangun kesadaran masyarakat. Kami ingin hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujarnya.

    Dengan adanya kegiatan patroli rutin dan edukasi langsung di lapangan, Satlantas Polresta Bogor Kota berharap masyarakat semakin disiplin dan peduli terhadap keselamatan berlalu lintas, sehingga dapat menekan angka kecelakaan dan menciptakan lalu lintas yang aman serta tertib di Kota Bogor.

  • Tim SAR Sat Brimob Polda Jabar Evakuasi Warga Korban Banjir Pasca Hujan Deras di Desa Winong

    Anggota Kompi 4 Batalyon C Pelopor melaksanakan kegiatan Search and Rescue (SAR) pasca terjadinya hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Winong, Kecamatan Gempol, Minggu (14/12/2025)

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H. mengatakan bahwa Kegiatan SAR tersebut sebagai bentuk respon cepat terhadap dampak cuaca ekstrem yang menyebabkan genangan air banjir di sejumlah titik permukiman warga. Personel Kompi 4 Batalyon C Pelopor dikerahkan untuk membantu masyarakat serta memastikan situasi wilayah kembali aman dan kondusif.

    Dalam pelaksanaannya, personel Sat Brimob Polda Jabar bahu- membahu bersama warga setempat melakukan mengevakuasi warga, serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca susulan. Kehadiran personel Brimob di tengah masyarakat mendapat apresiasi karena dinilai sangat membantu mempercepat pemulihan pasca hujan deras.

    Kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian Polri, khususnya Brimob, dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, terutama saat terjadi bencana alam.

    Dengan dilaksanakannya giat SAR ini, diharapkan kondisi lingkungan Desa Winong dapat segera pulih dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal. Kompi 4 Batalyon C Pelopor akan terus siaga dan siap diterjunkan kapan pun dibutuhkan demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

    Dansat Brimob Polda Jawa Barat Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K. memberikan apresiasi atas gerak cepat personel di lapangan. Ia menyampaikan bahwa kehadiran Brimob dalam setiap situasi darurat merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    “Personel Brimob harus selalu siap siaga dan hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana alam. Ini adalah wujud nyata pengabdian dan kepedulian Polri terhadap keselamatan serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K.

    Dengan dilaksanakannya kegiatan SAR ini, diharapkan kondisi Desa Winong dapat segera pulih dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal. Kompi 4 Batalyon C Pelopor akan terus bersinergi dengan masyarakat dan instansi terkait guna menjaga keamanan serta membantu penanganan dampak bencana di wilayah hukum Polda Jawa Barat.

    Bandung 14 Desember 2025

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Polisi Buru Pelaku Ujaran Kebencian

    Direktorat Siber (Ditressiber) Polda Jawa Barat, tengah melakukan pengejaran terhadap seorang konten kreator bernama Adimas Firdaus atau dikenal sebagai Resbob kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Infirmasi dan Transaksi Elekteonik (UU ITE) atas konten bermuatan rasis.

    Kabid Humas Polda Jawa Barat, Hendra Rochmawan S.I K., M.H mengatakan, sejauh ini telah menerima bebarapa aduan dari masyarakat terkait adanya konten yang menghina salah satu suku.

    “Ditressiber Polda Jabar Telah menerima Laporan dan aduan terkait video viral tersebut, Kelompok Pendukung Persib dan Rumah Aliansi Sunda Ngahiji,”ujarnya Minggu (14/12/2025).

    Ia menjelaskan, Laporan Polisi Pendukung Persib: LP/B/ 674 /XII/2025/SPKT/POLDA JAWA BARAT, tanggal 11 Desember 2025 a.n. Pelapor FERDY RIZKY ADILYA. terkait Kejahatan Informasi Dan Transaksi Elektronik UU Nomor 1/2024 tentang perubahan kedua UU Nomor 11/2008 tentang informasi dan transaksi Elektronik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45A ayat(2) dan atau pasal 28 Ayat (2), dan atau pasal 34 jo psl 50 UU ITE, dan atau pasal 55 & 56 KUHP.

    “Ada juga dari Elemen Masyarakat Rumah Aliansi Sunda Ngahiji dengan Laporan Pengaduan Nomor : 2021 / XII / RES.2.5./2025/ Ditressiber a.n. DENI SUWARDI,”ungkapnya.

    Resbob terancam Pasal 45A ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) mengatur pidana bagi penyebar konten elektronik yang berisi hasutan kebencian atau permusuhan terhadap kelompok tertentu berdasarkan SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan).

    “Dengan ancaman penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar.
    Perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (2) UU 1/2024,” tutup Kabid Humas.

    Bandung 14 Desember 2025

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • KH. Aceng Mujib Suarakan Spirit Kebangsaan: ALMAGARI Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan di Tengah Dinamika Bangsa

    Jakarta – Dalam momentum penting penguatan harmoni nasional, Ketua DPP ALMAGARI sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Al-Fauzan Sukaresmi, Garut, KH. Aceng Mujib, menyampaikan seruan kebangsaan yang kuat dan inspiratif. Ia menegaskan bahwa Indonesia yang berdiri di atas keberagaman harus terus dirawat dengan sikap saling menghormati dan komitmen bersama menjaga persatuan.

    “Keberagaman bukan beban, tetapi kekayaan bangsa yang tidak dimiliki negara lain. Justru dari perbedaan itu kita belajar bersatu, saling menguatkan, dan melangkah bersama,” tegas KH. Aceng Mujib.

    Sebagai pemimpin pesantren yang konsisten mendorong moderasi beragama, KH. Aceng Mujib menuturkan bahwa lembaganya terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan yang berlandaskan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Ia menekankan bahwa pencegahan paham radikal dan intoleran tidak cukup hanya dengan aturan, tetapi harus dimulai dari pendidikan karakter yang inklusif.

    “Di Pesantren Al-Fauzan, kami membangun budaya yang memuliakan perbedaan. Kami ajarkan bahwa menjadi religius tidak boleh memisahkan diri dari sesama, apa pun latar belakang suku, budaya, dan agamanya. Itulah esensi kebangsaan yang harus dijaga,” ujarnya.

    Lebih lanjut, KH. Aceng Mujib menyampaikan pentingnya kolaborasi dengan aparat negara, khususnya Polri, sebagai penjaga stabilitas nasional. Menurutnya, pesantren dan Polri memiliki kepentingan yang sama: menjaga ketertiban, kedamaian, dan ketahanan sosial masyarakat.

    “Kami selalu siap bersinergi dengan Polri dalam upaya menjaga keamanan. Sinergi ulama dan aparat keamanan adalah kekuatan besar bagi bangsa ini. Ke depan, kami berharap masyarakat semakin tenang, damai, dan terbebas dari provokasi yang dapat memecah belah,” tambahnya.

    Tak lupa, ia mengapresiasi peran Polri yang dinilainya konsisten hadir di tengah masyarakat dan berperan strategis dalam menjaga keutuhan bangsa.

    “Terima kasih kepada Polri yang terus membantu menciptakan Indonesia yang lebih toleran dan harmonis. Semoga kebersamaan ini terus menguat dan menjadi fondasi kokoh bagi masa depan bangsa,” pungkasnya.

    Dengan pernyataan ini, ALMAGARI menegaskan posisinya sebagai organisasi keagamaan yang aktif mendorong perdamaian, menjaga toleransi, dan memperkuat sendi-sendi kebangsaan di tengah tantangan zaman.

  • Stop Bullying, Cegah Perekrutan Terorisme pada Anak, Polda Jabar Bentuk Satgas Khusus di Lingkungan Sekolah

    Sebanyak 110 anak di Indonesia teridentifikasi direkrut kelompok terorisme, menurut temuan Densus 88 belum lama ini. Jawa Barat terdata menempati posisi teratas sebagai daerah dengan kasus keterpaparan radikalisme anak melalui dunia digital.

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan melalui Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan tak memungkiri adanya pergeseran metode perekrutan anak oleh kelompok radikal di era saat ini. Sebab kini perekrutan dilakukan melalui media sosial, berbeda dengan dulu yang dilakukan salah satunya dengan membentuk pengajian untuk menyisipkan paham radikal.

    “Tetapi metode terbaru dan sebenarnya sudah lama juga dan lebih efektif itu lewat media sosial,” kata Kombes Henda, Minggu (14/12/2025).

    Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengatakan, kelompok radikalisme salah satunya menyasar generasi Z dengan memanfaatkan teknologi. Menurutnya ini sangat mengkhawatirkan lantaran anak-anak dan remaja di zaman sekarang tak lepas dari penggunaan gadget.

    “Ini pengguna gadget di Indonesia kalangan gen z sangat masif tentu saja yang dilakukan oleh terorisme memanfaatkan teknologi untuk bisa direkrut,” ucapnya.

    Kombes Pol. Hendra Rochmawan menjelaskan bahwa ada berbagai faktor yang dapat membuat anak lebih rentan terhadap upaya perekrutan kelompok terorisme, mulai dari kondisi lingkungan hingga persoalan pendidikan dan ekonomi. Faktor-faktor tersebut, menurutnya, membuka celah bagi kelompok tertentu mempengaruhi target yang dianggap mudah direkrut.

    “Karena di samping pendidikan, kemiskinan, sulitnya pekerjaan, persaingan kerja ketat, ini memudahkan mereka direkrut dengan berbagai cara lah,” ujar Kabid Humas Polda Jabar.

    Sebagai bentuk pencegahan, Polda Jawa Barat menyiapkan sejumlah langkah yang melibatkan berbagai pihak, termasuk bekerja sama dengan para pemangku kepentingan di daerah dan Da’i Kamtibmas.

    Selain itu, Kombes Pol. Hendra menyampaikan bahwa kepolisian juga tengah merancang pembentukan satuan tugas di sekolah- sekolah dengan melibatkan siswa. Langkah ini dipandang penting sebagai upaya antisipasi, khususnya setelah insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta yang pelakunya diketahui merupakan korban perundungan. Dengan mekanisme ini, deteksi dini diharapkan bisa dilakukan lebih efektif.

    “Dengan ada fenomena baru yaitu ada bullying di sekolah-sekolah, Kapolda Jabar telah memerintahkan Humas, binmas, dan unit PPA akan kita bentuk satgas untuk kita libatkan dari PKS atau polisi keamanan sekolah yang di OSIS dan organisasi di sekolahan itu kita ajak untuk edukasi agar jadi pelapor dari tindakan bullying yang dilakukan di sekolah,” katanya.

    “Karena ternyata akibat bullying sangat besar dampaknya,” tutup Kombes Pol. Hendra Rochmawan.

    Bandung, 14 Desember 2025

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Anggota Sabhara Polsek Tanah Sareal Laksanakan Patroli Perumahan, Ciptakan Rasa Aman Warga

    Kota Bogor – Anggota Unit Sabhara Polsek Tanah Sareal Polresta Bogor Kota melaksanakan patroli ke kawasan Perumahan Emerald yang berada di wilayah Tanah Sareal, Kota Bogor, Minggu (14/12/2025).

    Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan Kapolresta Bogor Kota Polda Jawa Barat Kombes Pol Eko Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H., agar lokasi-lokasi permukiman dan objek vital terus dilakukan patroli secara rutin guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Dalam pelaksanaannya, personel Sabhara melakukan patroli dialogis dengan berkoordinasi bersama petugas keamanan (satpam) dan petugas jaga perumahan. Hal ini dilakukan untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan serta mencegah potensi gangguan kamtibmas.

    “Kegiatan patroli ini kami lakukan secara rutin sebagai bentuk kolaborasi dengan pihak keamanan perumahan dalam menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif,” ungkap Ipda Khawasi.

    Ia menambahkan, kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat sangat dibutuhkan, terutama di kawasan perumahan yang memiliki aktivitas warga cukup tinggi, termasuk kendaraan yang terparkir di area perumahan. Dengan adanya patroli ini, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga.

    Polsek Tanah Sareal Polresta Bogor Kota berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan patroli di wilayah hukumnya sebagai langkah preventif dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

  • Patroli Malam Polresta Bogor Kota Bubarkan Pemuda Konsumsi Miras, Utamakan Pendekatan Humanis

    Kota Bogor – Saat melaksanakan patroli rutin malam hari, jajaran Polresta Bogor Kota mendapati sekelompok pemuda yang masih nongkrong hingga dini hari sambil mengonsumsi minuman keras di salah satu wilayah Kota Bogor.

    Menindaklanjuti temuan tersebut, personel Polresta Bogor Kota segera melakukan pendekatan secara persuasif dan humanis kepada para pemuda tersebut. Petugas memberikan imbauan kamtibmas serta penjelasan mengenai potensi dampak negatif dari konsumsi minuman keras, khususnya yang dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Dalam upaya menjaga situasi tetap aman dan kondusif, petugas kemudian membubarkan aktivitas tersebut dan mengarahkan para pemuda untuk segera kembali ke rumah masing-masing. Selain itu, anggota kepolisian juga meminta agar minuman keras yang dibawa untuk segera dibuang sebagai bentuk pencegahan agar tidak disalahgunakan.

    Kapolresta Bogor Kota melalui petugas yang memimpin patroli menyampaikan bahwa langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif Polresta Bogor Kota dalam menjaga ketertiban umum, terutama pada malam hingga dini hari yang rawan terjadinya gangguan kamtibmas.

    “Kami mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap penindakan di lapangan. Tujuannya agar masyarakat, khususnya generasi muda, memahami pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan bersama,” ujarnya.

    Polresta Bogor Kota terus mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kota Bogor tetap aman, tertib, dan kondusif.

  • Polresta Bogor Kota Gelar Razia Minuman Keras Jelang Natal dan Tahun Baru, Ciptakan Kamtibmas Aman dan Kondusif

    Kota Bogor – Dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Polresta Bogor Kota menggelar razia minuman keras (miras) di sejumlah lokasi di wilayah Kota Bogor.

    Razia ini dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk menekan peredaran minuman keras ilegal yang kerap menjadi pemicu terjadinya gangguan kamtibmas, seperti tindak kriminalitas, perkelahian, maupun gangguan ketertiban umum. Kegiatan tersebut melibatkan personel gabungan dari satuan fungsi Polresta Bogor Kota yang melakukan penyisiran terhadap warung, kios, dan tempat-tempat yang diduga menjual minuman keras tanpa izin.

    Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan humanis, serta memberikan imbauan kepada para pemilik usaha agar tidak menjual maupun mengedarkan minuman keras ilegal. Dari hasil razia, petugas mengamankan sejumlah botol minuman keras berbagai merek untuk selanjutnya dilakukan pendataan dan proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Kapolresta Bogor Kota melalui pejabat yang memimpin kegiatan menyampaikan bahwa razia miras ini merupakan bagian dari upaya cipta kondisi menjelang Natal dan Tahun Baru, guna memastikan masyarakat dapat merayakan momen tersebut dengan aman dan nyaman.

    “Kami berkomitmen untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Peredaran miras ilegal menjadi salah satu fokus penindakan karena berpotensi menimbulkan gangguan keamanan,” ujarnya.

    Selain melakukan penindakan, petugas juga mengedukasi masyarakat agar turut berperan aktif dalam menjaga ketertiban lingkungan serta melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya peredaran minuman keras ilegal di sekitarnya.

    Polresta Bogor Kota menegaskan bahwa kegiatan razia miras akan terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, khususnya menjelang hari besar keagamaan dan pergantian tahun, sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan menciptakan situasi yang kondusif bagi seluruh masyarakat Kota Bogor.

  • Polresta Bogor Kota Intensifkan Patroli Malam, Wujudkan Kamtibmas Aman dan Kondusif

    Kota Bogor – Polresta Bogor Kota terus melaksanakan patroli rutin pada malam hari sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif di wilayah Kota Bogor.

    Kegiatan patroli malam ini merupakan bentuk komitmen Polresta Bogor Kota dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat. Personel kepolisian diterjunkan untuk menyisir sejumlah titik rawan, ruas jalan utama, serta kawasan permukiman yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

    Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan patroli dialogis dengan menyampaikan imbauan kamtibmas secara humanis kepada masyarakat, termasuk mengajak warga untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Kehadiran aparat kepolisian di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya tindak kriminalitas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.

    Kapolresta Bogor Kota melalui petugas yang memimpin kegiatan menegaskan bahwa patroli malam akan terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan sebagai langkah preventif dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.

    “Patroli malam ini kami laksanakan sebagai bentuk komitmen Polresta Bogor Kota dalam menjaga Kota Bogor agar tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang dan nyaman,” ungkapnya.

    Polresta Bogor Kota juga mengimbau kepada masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan kamtibmas, demi terciptanya situasi keamanan yang kondusif di Kota Bogor.

    Dengan adanya patroli rutin malam hari ini, Polresta Bogor Kota berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

  • Polresta Bogor Kota Gelar Patroli Siang Skala Besar, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

    Kota Bogor – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif, Polresta Bogor Kota menggelar patroli siang skala besar dengan melibatkan personel gabungan.

    Patroli tersebut melibatkan unsur Polresta Bogor Kota, Batalyon Brimob, serta Satpol PP Kota Bogor sebagai wujud sinergi lintas instansi dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan secara terkoordinasi dengan menyasar sejumlah titik rawan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polresta Bogor Kota.

    Adapun sasaran patroli meliputi kawasan pusat keramaian, ruas jalan protokol, lokasi rawan tindak kriminalitas, serta area yang kerap dijadikan tempat berkumpulnya masyarakat. Petugas melakukan pemantauan situasi, patroli dialogis, serta memberikan imbauan kamtibmas kepada warga agar senantiasa menjaga ketertiban dan mematuhi aturan yang berlaku.

    Kapolresta Bogor Kota melalui pejabat yang memimpin kegiatan menyampaikan bahwa patroli siang skala besar ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, sekaligus meningkatkan kehadiran aparat di tengah masyarakat.

    “Melalui patroli ini, kami ingin memastikan masyarakat Kota Bogor dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman dan nyaman. Sinergi antara Polri, Brimob, dan Satpol PP menjadi kekuatan bersama dalam menjaga stabilitas kamtibmas,” ujarnya.

    Selain melakukan patroli, personel gabungan juga memberikan edukasi dan imbauan secara humanis kepada masyarakat, di antaranya agar tetap waspada terhadap tindak kejahatan, menjaga ketertiban umum, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

    Polresta Bogor Kota menegaskan bahwa kegiatan patroli skala besar ini akan terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menciptakan rasa aman serta mendukung terciptanya Kota Bogor yang tertib, aman, dan kondusif.

    Dengan adanya patroli siang skala besar ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kota Bogor senantiasa terjaga dan masyarakat semakin merasa terlindungi oleh kehadiran aparat di lapangan.