Blog

  • Polresta Bogor Kota Gelar Razia Miras, Sejumlah Botol Berhasil Diamankan dari Warung-Warung Narasi Berita:

    Kota Bogor – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, anggota Polresta Bogor Kota melaksanakan razia minuman keras di sejumlah titik dan warung yang diduga menjual miras tanpa izin pada Jumat malam. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polresta Bogor Kota dalam menekan potensi gangguan kamtibmas yang seringkali dipicu oleh konsumsi minuman beralkohol.

    Dalam pelaksanaan razia tersebut, petugas mendapati sejumlah botol minuman keras dari berbagai merek yang ditemukan di beberapa warung di wilayah Kota Bogor. Seluruh barang bukti kemudian diamankan untuk proses lebih lanjut.

    Kapolresta Bogor Kota melalui petugas di lapangan menyampaikan bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi tetap kondusif serta mencegah peredaran miras yang dapat membahayakan masyarakat.

    Polresta Bogor Kota mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya peredaran miras ilegal di lingkungannya. Upaya bersama antara kepolisian dan masyarakat diharapkan dapat mewujudkan Kota Bogor yang aman dan tertib.

  • Polresta Bogor Kota Fasilitasi Mediasi Kasus Laka Lantas, Dua Pihak Sepakat Berdamai Secara Kekeluargaan

    Kota Bogor – Menindaklanjuti aduan masyarakat terkait kecelakaan lalu lintas yang dialaminya, anggota Polresta Bogor Kota bergerak cepat dengan menghubungi kedua belah pihak yang terlibat untuk menghadiri proses mediasi di Kantor Polresta Bogor Kota.

    Mediasi tersebut dilaksanakan sebagai upaya penyelesaian masalah secara humanis dan mengedepankan musyawarah. Petugas memberikan ruang bagi kedua belah pihak untuk menyampaikan kronologi dan pendapat masing-masing, sekaligus menjadi penengah agar persoalan dapat menemukan titik terang.

    Alhamdulillah, melalui proses mediasi yang berlangsung kondusif, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan dan berdamai tanpa ada konflik berkepanjangan.

    Polresta Bogor Kota mengapresiasi sikap kooperatif para pihak yang terlibat dan menegaskan bahwa mediasi merupakan salah satu langkah efektif dalam menjaga keharmonisan serta menciptakan ketertiban di tengah masyarakat. Kepolisian juga mengimbau warga agar selalu berhati-hati di jalan serta menyampaikan laporan apabila terjadi persoalan serupa untuk dapat segera ditangani.

  • Ketua Bhayangkari Jabar dan Djeng PG ’93 Gelar Bakti Sosial di Lapas Wanita Sukamiskin

    Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat, Ny. Diana Rudi Setiawan, mengunjungi Lapas Wanita Kelas II Sukamiskin, Bandung, Kamis (20/11/2025). Kunjungan tersebut dilakukan bersama rombongan Djeng Pesat Gatra (PG) ’93 dalam rangka bakti sosial. Sebanyak 100 paket bahan pokok dan perlengkapan sehari-hari dibagikan kepada warga binaan pemasyarakatan.

    Dalam sambutannya, Ny. Diana menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini merupakan wujud kepedulian Bhayangkari terhadap sesama perempuan, terutama mereka yang sedang menjalani masa pembinaan. Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan semangat dan penguatan psikologis bagi para warga binaan.

    “Bantuan ini mungkin tidak besar, tetapi kami ingin menunjukkan bahwa setiap perempuan berhak merasakan kepedulian dan kehangatan dari sesama. Pesan kami sederhana: kalian tidak sendirian,” ujar Ny. Diana,

    Selain penyerahan bantuan, rombongan juga melakukan kegiatan pembinaan kreatif sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan perempuan di dalam lembaga pemasyarakatan. Kegiatan ini mengusung tema “Mewujudkan Harapan Baru dan Pemberdayaan Diri”, yang menurut Ny. Diana merupakan langkah untuk memastikan warga binaan tetap memiliki kesempatan memperjuangkan masa depan.

    “Kami ingin hadir sebagai bentuk rangkulan, ajakan, dan dukungan moral. Setiap perempuan memiliki potensi yang layak dikembangkan. Kesempatan untuk belajar dan meningkatkan keterampilan adalah bekal penting untuk menyongsong kehidupan yang lebih baik setelah bebas,” tuturnya.

    Ia berharap, melalui pelatihan yang diberikan di dalam lapas, warga binaan kelak mampu menciptakan perubahan positif—baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekitar. Menurutnya, pembinaan semacam ini merupakan bagian penting dari proses reintegrasi sosial.

    “Semoga kegiatan ini membangkitkan keberanian untuk mencoba hal baru serta memperkuat keyakinan bahwa masa depan selalu bisa diperjuangkan,” kata Ny. Diana.

    Usai penyerahan bantuan, rombongan Bhayangkari dan Djeng PG ’93 berkeliling meninjau sejumlah ruang pembinaan warga binaan, mulai dari pos kerja perca-sulam-rajut, ruang bakery, salon kecantikan, hingga ruang seni lukis. Di setiap area, mereka melihat langsung produk-produk hasil pelatihan yang bernilai jual seperti tas rajut, taplak meja, sarung bantal, hingga berbagai produk UMKM lainnya.

    Ny. Diana beberapa kali memberikan apresiasi terhadap kerapian, kreativitas, serta kualitas produk yang dihasilkan warga binaan. Menurutnya, karya-karya tersebut menunjukkan bahwa pembinaan yang diberikan di Lapas Wanita Sukamiskin berjalan baik dan memberikan dampak positif.

    Rombongan juga berkesempatan mencicipi berbagai hidangan hasil praktik tata boga warga binaan. Salah satu menu yang disajikan adalah kue tape, yang diproduksi oleh PD (28), warga binaan kasus narkoba yang mulai belajar tata boga empat bulan terakhir.

    Tak hanya memuji rasanya, Ny. Diana bahkan memborong sejumlah produk kue yang dibuat PD. Kesempatan itu membuat PD merasa bangga sekaligus termotivasi untuk terus mengembangkan keterampilannya.

    “Saya merasa senang dan bangga. Baru beberapa bulan belajar sudah ada yang memuji hasilnya dan saya dapat banyak ilmu,” ujar PD.

    Ia mengungkapkan telah memproduksi 50 hingga 150 kue tape per hari, dan kini mulai memasarkan secara daring. Setelah bebas, ia berencana membuka usaha toko kue sebagai langkah untuk memulai hidup yang lebih baik.

    “Rencananya saya ingin buka usaha toko kue agar bisa menjalani hidup yang lebih baik. Sekarang juga sudah mulai jualan online,” katanya.

    Kegiatan bakti sosial ini ditutup dengan doa bersama dan sesi foto antara Bhayangkari, Djeng PG ’93, dan warga binaan. Pihak lapas berharap kunjungan tersebut dapat terus berlanjut sebagai bentuk dukungan moral dan pemberdayaan bagi perempuan di lembaga pemasyarakatan.

    Bandung 20 Nopember 2025

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Hadiri Apel Srawung Agung di DIY, Kapolri: Sinergi dengan Warga Jaga Keteraturan Sosial

    DIY – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri ‘Apel Srawung Agung Kelompok Jaga Warga untuk Jogja Damai. Kegiatan itu dipimpin oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, bertujuan untuk komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar damai dan kondusif.

    Kegiatan apel yang diselenggarakan di Mapolda DIY tersebut diikuti sebanyak 3.500 orang. Rinciannya, 1.000 terpusat di Polda dan 2.500 tersebar di lima Polres jajaran.

    Dalam amanatnya, Sultan menyambut baik dukungan 10.000 rompi Jaga Warga dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Menurutnya, baju itu adalah simbol keteduhan. Bahwa garda keamanan hadir, untuk “ngayomi lan ngemong”, bukan menakuti.

    “Menjelang Natal dan Tahun Baru, saya titipkan harapan, agar Jaga Warga terus menjadi pagar budaya yang menjaga harmoni; menjadi sahabat masyarakat;
    dan mitra Polri, yang memperkuat keteduhan di tengah dinamika sosial,” kata Sultan di Mapolda DIY, Jumat (21/11/2025).

    Sultan menyebut, dengan adanya sinergisitas dengan Polri dalam rangka menjaga kamtibmas, maka situasi Yogyakarta bakal diyakini aman, damai dan tertib.

    “Akhirnya, bila Polri bekerja dengan tata, titi, tatas, titis, dan Jaga Warga melangkah dengan tanggap, tangguh, tuntas, maka Yogyakarta akan senantiasa berada pada suasana titi tentrem, karta raharja, aman, tertib, makmur, dan sejahtera bagi seluruh warganya,” ujarnya.

    Sementara itu, Sigit menyatakan bahwa, kegiatan ini adalah simbolisasi dari bersatunya keterlibatan masyarakat dalam mengikuti kegiatan pranata atau keteraturan sosial.

    “Ini adalah warisan kebudayaan dan kearifan lokal masyarakat yang sudah ada sejak dulu. Ini terus ditumbuhkan dan dikembangkan,” ucap Sigit.

    Sigit menekankan, Polri tidak mungkin bisa bekerja sendiri. Sehingga harus berkolaborasi dan bersinergi dengan masyarakat untuk menjaga keteraturan sosial dan menyelesaikan masalah.

    “Saya minta kepada jajaran Polres, Polsek, keluarahan agar berkolaborasi dan bersinergi dengan jaga warga. Ini adalah kekuatan bersama untuk menjaga keteraturan bersama di Kota DIY,” tutup Sigit.

  • Bhabinkamtibmas Sukadamai Tanam Jagung Dukung Program Ketahanan Pangan di Kota Bogor

    Kota Bogor – Anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukadamai Polsek Tanah Sareal melaksanakan kegiatan penanaman jagung sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan di wilayah Kelurahan Sukadamai, Kota Bogor. Kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam mendukung program pemerintah sekaligus menjaga ketersediaan pangan di tingkat lokal.

    Program tersebut sejalan dengan arahan Kapolresta Bogor Kota Polda Jabar, Kombes Pol Eko Prasetyo SH SIK MH, yang mendorong jajaran kepolisian untuk turut berperan dalam mendukung ketahanan pangan melalui kegiatan positif di lingkungan masyarakat.

    “Dalam rangka mensukseskan program ketahanan pangan, kami melaksanakan penanaman jagung di wilayah Sukadamai,” ujar Aiptu Dedi saat kegiatan berlangsung pada Jumat (21/10/2025).

    Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud dukungan Polri terhadap program unggulan pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah berkembangnya kebutuhan masyarakat.

    “Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan aman dari awal sampai selesai,” pungkasnya.

  • Polresta Bogor Kota Salurkan Bantuan Semen untuk Masjid Al Istiqomah Paledang

    Kota Bogor – Polresta Bogor Kota kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan fasilitas keagamaan melalui penyaluran bantuan sosial. Pada kesempatan ini, Polresta Bogor Kota memberikan bantuan berupa semen kepada Masjid Al Istiqomah yang berlokasi di Jalan Paledang, Kota Bogor.

    Bantuan tersebut diserahkan sebagai bentuk kepedulian Polresta Bogor Kota terhadap upaya peningkatan sarana dan prasarana ibadah yang digunakan masyarakat. Selain mempererat hubungan antara kepolisian dan warga, kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu memperlancar proses pembangunan dan perbaikan fasilitas masjid.

    Pihak pengurus Masjid Al Istiqomah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian dan dukungan Polresta Bogor Kota. Langkah ini menjadi wujud nyata sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga harmoni serta meningkatkan kenyamanan tempat ibadah.

    Polresta Bogor Kota berkomitmen untuk terus hadir dan berkontribusi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di berbagai wilayah Kota Bogor.

  • Raimas Polresta Bogor Kota Amankan 10 Remaja Diduga Akan Tawuran di Jalan Mawar Merdeka

    Kota Bogor – Anggota Raimas Polresta Bogor Kota mengamankan sekelompok remaja berjumlah sepuluh orang yang diduga akan melakukan aksi tawuran di Jalan Mawar Merdeka. Penindakan cepat ini berawal dari patroli rutin yang dilakukan petugas guna mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

    Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah senjata tajam yang dibawa para remaja tersebut. Barang bukti kemudian disita untuk menghindari potensi tindakan kriminal yang dapat membahayakan masyarakat.

    Seluruh remaja beserta barang bukti selanjutnya diamankan dan dibawa ke Polsek Bogor Barat untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Langkah cepat dan tegas ini merupakan wujud komitmen Polresta Bogor Kota dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kota Bogor.

    Polresta Bogor Kota mengimbau para orang tua dan masyarakat untuk terus mengawasi kegiatan remaja serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika melihat potensi terjadinya aksi tawuran atau tindak kriminal lainnya.

  • Polresta Bogor Kota Gerak Cepat Tangani Aduan Warga Hilang, Ibu Hadijah Berhasil Ditemukan dalam Keadaan Selamat

    Kota Bogor – Polresta Bogor Kota menerima aduan dari masyarakat terkait hilangnya seorang warga Kelurahan Ciluar bernama Ibu Hadijah, yang dilaporkan tidak kembali ke rumah setelah keluar pada Selasa, 18 November 2025 sekitar pukul 15.00 WIB. Pihak keluarga yang khawatir kemudian melaporkan kejadian tersebut karena keberadaan yang bersangkutan belum diketahui hingga keesokan harinya.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, Polresta Bogor Kota segera melakukan koordinasi dan upaya pencarian di sejumlah lokasi yang kemungkinan dilalui oleh Ibu Hadijah. Upaya tersebut juga melibatkan informasi dari masyarakat sekitar.

    Pada Rabu, 19 November 2025, Polresta Bogor Kota akhirnya memperoleh kabar bahwa Ibu Hadijah telah ditemukan dan diamankan oleh warga dalam keadaan sehat wal’afiat. Yang bersangkutan ditemukan di Jl. Batutulis MP Sidiq, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan.

    Bhabinkamtibmas Kelurahan Ciluar, Aiptu Maulana Mustika, menyampaikan ucapan terima kasih kepada warga yang telah membantu menemukan sekaligus merawat Ibu Hadijah sebelum diserahkan kembali kepada pihak keluarga.

    Polresta Bogor Kota mengapresiasi kepedulian dan peran aktif masyarakat dalam proses pencarian ini. Sinergi dan kerja sama antara kepolisian dan warga menjadi kunci terciptanya lingkungan yang aman, cepat tanggap, dan kondusif di Kota Bogor.

  • Dalam Ops Zebra 2025, Satlantas Polresta Bogor Kota Tindak Pengendara Melawan Arus di Jalur Batutulis

    Kota Bogor – Dalam rangka pelaksanaan Operasi Zebra 2025, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota melakukan penindakan terhadap sejumlah pengendara yang kedapatan melawan arus di jalur Batutulis, Kota Bogor. Penindakan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus mencegah potensi kecelakaan yang kerap terjadi akibat pelanggaran tersebut.

    Petugas Satlantas yang melakukan pengawasan di lokasi mendapati beberapa pengendara roda dua yang nekat mengambil jalur berlawanan arah untuk mempersingkat waktu tempuh. Para pelanggar kemudian dihentikan dan diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku dalam Ops Zebra 2025.

    Kasat Lantas Polresta Bogor Kota menyampaikan bahwa pelanggaran melawan arus termasuk pelanggaran yang berpotensi tinggi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, jajarannya akan terus melakukan pengawasan ketat di titik-titik rawan pelanggaran guna menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar selama pelaksanaan Operasi Zebra 2025.

    Satlantas Polresta Bogor Kota mengimbau masyarakat untuk semakin patuh pada aturan lalu lintas dan tidak melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

  • Kunjungi Lapas Wanita Sukamiskin Bandung, Ny. Diana Borong Kue Hasil Karya Warga Binaan

    Kunjungi Lapas Wanita Sukamiskin Bandung, Ny. Diana Borong Kue Hasil Karya Warga Binaan

    Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat, Ny. Diana Rudi Setiawan, melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Kelas II Sukamiskin, Kota Bandung, Kamis (20/11/2025). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi rombongan Djeng Pesat Gatra (PG) ‘93 untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial sekaligus meninjau program pemberdayaan perempuan di lingkungan lapas.

    Kegiatan diawali dengan penyerahan bantuan sosial berupa 100 paket bahan pokok dan perlengkapan dasar untuk warga binaan. Menurut Ny. Diana, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Bhayangkari kepada para perempuan yang sedang menjalani proses pembinaan.

    “Bantuan yang diberikan mungkin tidak besar, tetapi kami berharap dapat menjadi pengingat bahwa setiap perempuan berhak merasakan kepedulian, kehangatan, dan perhatian dari sesama,” ujarnya.

    Ia menegaskan, kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan upaya nyata Bhayangkari dalam memberikan dukungan moral dan psikososial bagi warga binaan. Melalui rangkaian pelatihan serta pembinaan kreatif yang tersedia di lapas, ia berharap para perempuan yang sedang menjalani masa hukuman tetap memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan diri.

    “Sesuai dengan tema kegiatan hari ini, yaitu mewujudkan harapan baru dan pemberdayaan diri, kami ingin memastikan bahwa setiap perempuan memiliki peluang untuk memiliki masa depan yang lebih baik,” kata Ny. Diana. Ia menambahkan, pemberdayaan perempuan menjadi salah satu fokus yang terus diperjuangkan Bhayangkari.

    Ny. Diana juga menilai bahwa pembinaan yang diberikan di Lapas Wanita Sukamiskin merupakan wujud komitmen pemerintah dan pengelola lapas dalam memberi ruang bagi warga binaan untuk berkembang. Menurut dia, ketika diberi kesempatan dan dukungan, warga binaan bisa kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan yang bermanfaat.

    “Harapannya, setelah bebas nanti, warga binaan mampu menciptakan perubahan positif, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi keluarga dan lingkungan sekitar,” tambahnya.

    Usai menyerahkan bantuan, Ny. Diana dan rombongan meninjau sejumlah ruang pelatihan dan kegiatan warga binaan. Mereka mengunjungi pos kerja perca-sulam-rajut, pos kerja bakery, salon, hingga ruang seni lukis. Di setiap titik, rombongan melihat langsung proses kreatif yang dilakukan warga binaan.

    Beragam hasil karya, mulai dari tas, taplak meja, sarung bantal, hingga produk UMKM lain dipamerkan kepada rombongan. Ny. Diana terlihat beberapa kali memberikan pujian atas kerapian dan kreativitas produk yang dihasilkan warga binaan. Menurutnya, keterampilan seperti ini akan menjadi bekal berharga bagi mereka setelah kembali ke masyarakat.

    Tidak hanya melihat produk kerajinan, rombongan turut mencicipi sejumlah makanan hasil pelatihan tata boga. Salah satu yang menarik perhatian adalah kue tape buatan PD (28), warga binaan kasus narkoba yang telah mengikuti pelatihan tata boga selama empat bulan terakhir.

    Kue tape tersebut bahkan diborong oleh Ny. Diana sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras PD. Menurut pengakuan PD, ia kini mampu memproduksi 50 hingga 150 kue tape per hari sebagai bagian dari kegiatan pembinaan.

    “Merasa senang dan bangga, ternyata baru beberapa bulan belajar sudah dipuji enak dan mendapat banyak ilmu,” ujar PD yang tampak terharu saat mendengar penilaian tersebut.

    PD mengungkapkan bahwa ia berencana membuka usaha kue setelah bebas. Saat ini, ia bahkan sudah mulai menjual produknya secara daring melalui media sosial.

    “Rencananya nanti mau buat usaha toko kue biar bisa hidup lebih baik. Sekarang juga sudah bantu usaha mama, King Mozarella, yang sudah ada di TikTok dan Grab,” katanya.

    Melalui kunjungan ini, Ny. Diana berharap motivasi dan semangat warga binaan terus tumbuh. Ia menegaskan bahwa setiap perempuan memiliki potensi yang layak dihargai serta kesempatan untuk memperjuangkan masa depan yang lebih baik.

    Bandung 20 Nopember 2025

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar