Blog

  • Cegah Tawuran, Raimas Polresta Bogor Kota Amankan Sembilan Pemuda di Ciheuleut

    KOTA BOGOR – Tim Raimas Polresta Bogor Kota berhasil mengamankan sembilan orang pemuda di Jalan Ciheuleut, Kelurahan Pakuan, Kecamatan Bogor Selatan, yang diduga akan melakukan aksi tawuran, Rabu (08/10/2025).

    Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan satu bilah senjata tajam jenis cerulit yang dibawa oleh salah satu pelaku. Kesembilan pemuda tersebut bersama barang bukti kemudian diamankan dan diserahkan ke Polsek Bogor Timur untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

    Langkah cepat personel Raimas ini merupakan bagian dari upaya Polresta Bogor Kota dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah terjadinya aksi tawuran yang dapat mengganggu situasi kamtibmas di wilayah Kota Bogor.

  • Tindaklanjuti Aduan Warga, Polsek Bogor Tengah dan Satpol PP Tegur Penghuni Kos Diduga Jadi Tempat Praktik Open BO

    KOTA BOGOR – Menindaklanjuti laporan dari masyarakat terkait dugaan adanya aktivitas tidak senonoh di sebuah tempat kos yang diduga digunakan sebagai lokasi praktik open BO, petugas Pawas Polsek Bogor Tengah Polresta Bogor Kota bersama Kanit Satpol PP segera melakukan pengecekan ke lokasi, Rabu (08/10/2025).

    Dalam kunjungan tersebut, petugas memberikan himbauan tegas kepada penghuni maupun penjaga kos agar tidak melakukan aktivitas yang melanggar norma kesusilaan dan ketentuan hukum yang berlaku.

    Selain itu, pihak Satpol PP akan melakukan pemanggilan terhadap pemilik kos untuk dimintai keterangan dan klarifikasi atas dugaan tersebut.

    Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen aparat kepolisian dan pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban umum serta memastikan lingkungan warga tetap aman, nyaman, dan bebas dari aktivitas yang meresahkan masyarakat.

  • Polresta Bogor Kota Gelar Razia Miras, Wujudkan Kota Bogor Aman dan Kondusif

    KOTA BOGOR – Polresta Bogor Kota Polda Jabar kembali melaksanakan razia minuman keras di sejumlah warung kelontong yang ada di wilayah Kota Bogor.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, sekaligus menekan potensi gangguan keamanan yang sering berawal dari penyalahgunaan minuman keras.

    Petugas menyisir beberapa lokasi yang diduga menjual miras tanpa izin dan berhasil mengamankan sejumlah botol minuman beralkohol berbagai merk untuk dijadikan barang bukti.

    Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa kegiatan razia ini akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.
    “Razia ini kami lakukan sebagai langkah pencegahan agar masyarakat, khususnya generasi muda, tidak terjerumus dalam hal-hal negatif akibat pengaruh minuman keras,” ungkapnya.

    Polresta Bogor Kota berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga Kota Bogor.

  • Polri bahu membahu bersama TNI padamkan kebakaran Kodam Lama Jayapura

    Personel Polri bahu membahu bersama TNI untuk memadamkan kebakaran yang terjadi di Kompleks Kodam Lama, Jayapura, Papua, Senin (6/10), yang juga merambat ke pemukiman warga.

    Berdasarkan keterangan resminya, Polri menyatakan bergerak cepat untuk menangani peristiwa tersebut. Direktorat Samapta Polda Papua mengerahkan satu unit Armoured Water Cannon (AWC) beserta personel Patroli Presisi Tombak Kancil 5.0 menuju lokasi kebakaran.

    Tak lama berselang, satu unit AWC dari Brimob dan satu lagi dari Polresta Jayapura Kota menyusul, sehingga total ada tiga unit AWC yang diterjunkan.

    Ketiganya melakukan pemadaman dari berbagai sisi secara terkoordinasi dengan prajurit TNI di dalam kompleks. Kehadiran unit AWC menjadi penguat penting untuk menahan laju api sebelum menjalar lebih luas ke blok rumah lainnya.

    Sementara itu, petugas Pemadam Kebakaran Kota Jayapura mengoperasikan sedikitnya tiga unit mobil damkar, dibantu delapan water supply untuk memastikan tekanan air tetap stabil selama proses pemadaman. Sinergisitas ini mempercepat pendinginan titik-titik bara yang sulit dijangkau, serta mencegah api kembali menyala saat arah angin berubah.

    Pukul 10.30 WIT, sekitar satu jam setelah api pertama kali terlihat, kobaran api berhasil dijinakkan. Proses pendinginan dilanjutkan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.

    Keberhasilan pemadaman ini merupakan hasil nyata dari kolaborasi cepat antara Polri dan TNI yang bergerak dalam satu komando terpadu di lapangan. Para petugas bekerja bahu membahu untuk menaklukkan api yang sempat mengancam permukiman lebih luas.

    Polri pun memastikan tidak ada ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, data lapangan sementara mencatat 19 hingga 22 unit rumah hangus terbakar, dengan estimasi kerugian mencapai miliaran rupiah.

    Aparat kepolisian telah memasang garis polisi di sekitar lokasi dan memulai proses penyelidikan bersama dengan Pomdam XVII/Cenderawasih untuk mengetahui penyebab kebakaran.

  • Tersangka Aditya, Mahasiswa, Mengaku Berperan sebagai “Eksekutor” dalam Aksi Rusuh 25 Agustus 2025

    Seorang tersangka berinisial Aditya yang masih berstatus mahasiswa mengaku bertindak sebagai “eksekutor” dalam serangkaian tindakan kekerasan saat kerusuhan demonstrasi 25 Agustus 2025 lalu. Pengakuan itu disampaikan tersangka kepada penyidik Ditreskrimum dalam pemeriksaan yang kemudian menjadi bagian penyelidikan kepolisian.

    Menurut pengakuan yang dicatat penyidik, Aditya mengaku terlibat dalam beberapa peristiwa berbeda: melemparkan benda berbahaya di Pos Polisi Gentong, merakit perangkat peledak jenis propane di area pasar yang dekat fasilitas TNI, serta merakit serta menggunakan molotov dalam aksi di depan gedung DPRD. Selain itu, ia mengaku bertugas merekam aksi lalu mengunggah materi dokumentasi dan narasi ke situs luar negeri serta akun media sosial untuk disebarkan.

    Penyidik menegaskan pengakuan tersangka masih dalam tahap verifikasi. “Pernyataan tersangka menjadi salah satu bahan penyelidikan. Tim akan memadukan pengakuan ini dengan bukti digital, saksi, dan barang bukti yang diamankan,” kata sumber dari penyidik Ditreskrimum yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

    Selain keterlibatan langsung di lapangan, Aditya mengaku ikut menerjemahkan dan mendistribusikan materi tertulis serta menjual rilisan fisik sebagai salah satu sumber dana yang menurut pengakuannya dipakai untuk kegiatan kelompok. Penyidik mencatat adanya aliran dana lokal dan hubungan komunikasi dengan kelompok atau akun asing, yang kini juga ditelusuri.

    Pihak kepolisian menolak membeberkan rincian taktik atau bahan yang disebut tersangka agar tidak menimbulkan risiko replikasi atau membahayakan publik. “Kami tidak akan menyebarluaskan detail teknis yang dapat membahayakan keamanan publik. Fokus kami saat ini adalah memastikan fakta, menghimpun bukti, dan menentukan pasal yang tepat untuk penuntutan,” ujar sumber penyidik, Senin (6/10/2025)

    Aditya kini berstatus tersangka dan ditahan untuk keperluan penyidikan. Polisi menyatakan akan segera melengkapi berkas perkara dan menjerat tersangka sesuai dengan ketentuan hukum apabila bukti cukup. Upaya penegakan hukum juga mencakup pemeriksaan jejak digital dan jaringan yang diduga terkait penyebaran materi provokatif.

    Kasus aksi kekerasan 25 Agustus sebelumnya menimbulkan kerusakan fasilitas umum dan sejumlah tindakan kriminal lain. Polda dan aparat penegak hukum lainnya masih memproses beberapa tersangka lain dalam rangkaian peristiwa tersebut. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarluaskan materi provokatif dan menyerahkan informasi ke aparat bila mengetahui hal yang dapat membantu penyidikan.

    Andri, Seorang warga Bandung mengucapkan terima kasih kepada pihak Kepolisian yang telah menangkap perusuh dan pembuat kekacauan saat demo, “Hatur nuhun Bapak Polisi, semoga Jawa Barat khususnya Kota Bandung, selalu aman kondusif.” ujarnya.

  • Humas Polri Gelar Lomba Kreatif Terbuka untuk Masyarakat dalam Rangka Hari Jadi ke-74 Tahun 2025

    Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-74 Humas Polri Tahun 2025, Divisi Humas Polri menggelar Lomba Kreatif yang terbuka untuk masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, jurnalis, serta anggota Polri di seluruh Indonesia. Kegiatan ini mengusung tema besar “Polisi Humanis Harapan Masyarakat”, sebagai bentuk ajakan kepada publik untuk berpartisipasi aktif mengekspresikan pandangan positif tentang peran Polri dalam memberikan pelayanan yang humanis, transparan, dan dekat dengan masyarakat.

    Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa lomba ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah kreativitas dan kolaborasi antara Polri dan masyarakat. “Melalui lomba kreatif ini, kami ingin membuka ruang bagi masyarakat untuk berkreasi, menyampaikan pesan positif, serta menunjukkan bagaimana Polri hadir sebagai sahabat masyarakat yang selalu siap melayani dan melindungi,” ujarnya, Senin (6/10/2025)

    Adapun jenis lomba yang diselenggarakan meliputi Lomba Video Pendek, dengan subtema Ketahanan Pangan Polri, Gerakan Pangan Murah Polri, Makan Bergizi Gratis Polri dan Polisi Humanis Harapan Masyarakat, Lomba Desain Logo PoliceTube, yang terbuka untuk masyarakat umum dan Lomba Keaktifan Video Polri, yang ditujukan bagi anggota Polri aktif di seluruh Indonesia.

    Pendaftaran dibuka mulai 1 hingga 25 Oktober 2025 melalui situs resmi www.policetube.com atau aplikasi PoliceTube. Seluruh peserta yang mendaftar akan mengunggah karya sesuai ketentuan lomba dan akan melalui tahap kurasi sebelum dinilai oleh dewan juri. Proses penjurian dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober 2025, dengan pengumuman pemenang dilakukan secara live streaming di media sosial resmi @Divisihumaspolri pada 27 Oktober 2025. Para pemenang akan diundang ke Jakarta pada 28 Oktober 2025 untuk menerima hadiah secara langsung.

    Kombes Pol. Hendra menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen Polri dalam membangun kemitraan strategis dengan masyarakat melalui pendekatan kreatif dan edukatif. “Kami berharap kegiatan ini dapat melahirkan karya-karya inspiratif yang memperkuat citra Polri sebagai institusi yang profesional, modern, dan humanis,” pungkasnya.

    Melalui ajang ini, Humas Polri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta menyuarakan semangat positif, mempererat hubungan antara Polri dan publik, serta meneguhkan bahwa Polisi Humanis adalah Harapan Masyarakat.

    Bandung, 6 Oktober 2025

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Polsek Bogor Barat Beri Penyuluhan ke SMK Bina Informatika, Ajak Siswa Jauhi Tawuran dan Narkoba

    KOTA BOGOR – Bhabinkamtibmas Kelurahan Pasir Jaya Polsek Bogor Barat Polresta Bogor Kota Polda Jabar melaksanakan kegiatan penyuluhan, motivasi, dan edukasi kepada siswa-siswi SMK Bina Informatika yang berlokasi di RW 1, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Selasa (7/10/2025).

    Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H. agar jajaran Polsek aktif melakukan sambang dan pembinaan di sekolah-sekolah, guna mencegah kenakalan remaja serta mempererat hubungan antara Polri dan lingkungan pendidikan.

    Kapolsek Bogor Barat Kompol R. Ariani menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam membangun sinergitas dengan pihak sekolah untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan.

    “Hal ini kita lakukan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan sinergitas antara Polri dan masyarakat, khususnya dengan pihak sekolah,” ujar Kapolsek.

    Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Aipda Darman Arifin juga memberikan pembinaan dan pesan kamtibmas kepada guru, staf, serta satuan keamanan sekolah (Satpam), yakni Bapak Entos dan Bapak Taufik, agar lebih peduli terhadap situasi di lingkungan sekolah dan siswanya.

    “Dengan kegiatan ini, diharapkan para siswa memiliki rasa tanggung jawab, semangat belajar, dan menjauhi hal-hal negatif seperti tawuran, bullying, miras, narkoba, serta bijak dalam bermedia sosial,” pungkas Kapolsek.

  • Polresta Bogor Kota Musnahkan 38 Ribu Botol Miras Hasil Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD)

    KOTA BOGOR – Polresta Bogor Kota Polda Jawa Barat melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti minuman keras (miras) hasil dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) oleh Polresta Bogor Kota dan Polsek jajaran di wilayah hukum Kota Bogor.

    Kegiatan yang digelar pada Selasa, 7 Oktober 2025, pukul 11.00 WIB, di Lapangan Mako Polresta Bogor Kota, Jl. Kapten Muslihat No.18 Kota Bogor, dipimpin langsung oleh Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo.

    Acara pemusnahan tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Bogor, Dandim 0606 Kota Bogor, Kajari Kota Bogor, Ketua DPRD Kota Bogor (diwakili Ketua Komisi II), serta unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas, dan mahasiswa, termasuk perwakilan dari Sahabat Raimas Presisi dan media massa.

    Dalam kegiatan ini, sebanyak 38.875 botol minuman keras dimusnahkan dengan rincian:

    22.004 botol miras pabrikan berbagai merek, dan 16.871 botol miras tradisional hasil sitaan dari berbagai wilayah Kota Bogor, termasuk hasil pengungkapan pabrik miras oplosan.

    Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polresta Bogor Kota dalam menjaga situasi kamtibmas dan memberantas peredaran miras ilegal yang kerap menjadi pemicu gangguan keamanan.

    “Pemusnahan ini adalah hasil kerja keras jajaran kami dalam kegiatan KRYD bersama Polsek jajaran. Kami ingin memastikan Kota Bogor tetap aman, tertib, dan bebas dari peredaran miras ilegal,” ujar Kapolresta.

    Melalui kegiatan ini, Kapolresta Bogor Kota menegaskan komitmennya untuk terus melakukan langkah-langkah pencegahan dan penegakan hukum guna menciptakan Kota Bogor yang aman, sehat, dan bebas dari minuman keras serta narkoba.

  • Kapolresta Bogor Kota Terima Silaturahmi Keluarga Almarhum Briptu Nurul Affandi, Anggota Polri yang Gugur Saat Bertugas

    KOTA BOGOR – Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H. menerima kunjungan silaturahmi dari keluarga almarhum Briptu Nurul Affandi, anggota Polri yang gugur dalam tugas pada tahun 2014 saat berupaya mengamankan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Polsek Klapanunggal, Polres Bogor.

    Almarhum Briptu Nurul Affandi merupakan anggota Polsek Klapanunggal Polres Bogor. Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Eko Prasetyo yang pada saat itu juga pernah bertugas di Polres Bogor, menyampaikan rasa hormat dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi serta pengorbanan almarhum dalam menjalankan tugas kepolisian.

    “Kami sangat menghormati dan mengenang jasa almarhum Briptu Nurul Affandi. Beliau adalah sosok anggota Polri yang berdedikasi tinggi, berani, dan tulus dalam menjalankan tugas melindungi masyarakat,” ujar Kapolresta.

    Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kapolresta Bogor Kota menegaskan bahwa kepedulian dan silaturahmi dengan keluarga besar anggota Polri, termasuk keluarga yang ditinggalkan oleh personel yang gugur dalam tugas, merupakan bentuk penghormatan dan tanggung jawab moral institusi terhadap pengabdian mereka.

    “Kami akan terus menjaga hubungan baik dengan keluarga almarhum sebagai bagian dari keluarga besar Polri. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” pungkas Kapolresta.

  • Polresta Bogor Kota Gelar Rilis Kasus Tawuran di Dua Wilayah, Satu Anggota Pusdiklat Polri Alami Luka Serius

    Polresta Bogor Kota menggelar rilis kasus terkait peristiwa tawuran yang terjadi di dua wilayah, yaitu Bogor Utara dan Bogor Timur. Dalam kejadian di wilayah Bogor Utara, aksi tawuran melibatkan sekelompok remaja yang melakukan perlawanan terhadap anggota Pusdiklat Polri yang saat itu berupaya melerai. Akibat insiden tersebut, anggota Pusdiklat Polri mengalami luka serius dan mendapatkan sekitar 50 jahitan.

    Sementara itu, di wilayah Bogor Timur, situasi berhasil dikendalikan oleh petugas. Personel Polresta Bogor Kota bersama Polsek setempat bertindak cepat sehingga proses pengamanan para pelaku tawuran berjalan aman dan kondusif tanpa ada korban luka.

    Kapolresta Bogor Kota menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas pelaku tawuran serta memperkuat patroli dan langkah preventif guna mencegah aksi serupa terulang kembali. Polresta Bogor Kota juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya agar tidak terlibat dalam aksi kekerasan jalanan