Blog

  • Kapolresta Bogor Kota Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih kepada Personel yang Memasuki Masa Purna Bakti

    KOTA BOGOR – Kapolresta Bogor Kota menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada personel Polri yang telah memasuki masa purna bakti atas dedikasi, pengabdian, serta loyalitas yang diberikan selama menjalankan tugas kepolisian.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Bogor Kota menegaskan bahwa masa purna bakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan sebuah fase baru dalam kehidupan setelah puluhan tahun mengabdikan diri kepada institusi Polri, bangsa, dan negara. Dedikasi yang telah ditunjukkan selama berdinas menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polresta Bogor Kota.

    Kapolresta Bogor Kota juga menyampaikan bahwa setiap langkah dan pengorbanan yang telah diberikan selama bertugas merupakan kontribusi nyata dalam mendukung tugas-tugas kepolisian serta menjadi teladan bagi generasi penerus Polri. Loyalitas, disiplin, dan integritas yang ditunjukkan selama masa dinas diharapkan dapat terus menjadi nilai positif meskipun telah memasuki masa purna tugas.

    “Terima kasih atas dedikasi, pengabdian, dan loyalitas yang telah diberikan selama bertugas. Semoga masa purna bakti ini menjadi awal kebahagiaan baru bersama keluarga, serta tetap diberikan kesehatan dan keberkahan,” ungkap Kapolresta Bogor Kota.

    Lebih lanjut, Kapolresta Bogor Kota berharap silaturahmi antara purnawirawan dengan keluarga besar Polresta Bogor Kota tetap terjalin dengan baik. Pengalaman dan nilai-nilai positif yang dimiliki diharapkan dapat terus menjadi inspirasi dan motivasi bagi personel yang masih aktif dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

    Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan dan penghargaan institusi Polri terhadap pengabdian panjang para personel, sekaligus wujud rasa terima kasih atas jasa dan pengorbanan yang telah diberikan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Bogor.

  • Kapolda Jawa Barat Raih Sejumlah Penghargaan Bergengsi atas Kepemimpinan Progresif, keamanan humanis, Transformasi Digital serta Keterbukaan Informatif publik

    Kapolda Jawa Barat Raih Sejumlah Penghargaan Bergengsi atas Kepemimpinan Progresif, keamanan humanis, Transformasi Digital serta Keterbukaan Informatif publik

    Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) mencatatkan prestasi gemilang sepanjang tahun 2025 di bawah nakhoda Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. Sosok jenderal bintang dua ini dinilai sukses membawa perubahan besar melalui kepemimpinan progresif yang mengedepankan keamanan humanis dan transformasi digital. Keberhasilan ini terbukti dengan diraihnya trofi Pemimpin Progresif dalam ajang Detik Jabar Awards 2025 sebagai bentuk apresiasi atas inovasi Polda Jabar dalam menghadapi tantangan keamanan modern melalui pemanfaatan teknologi tepat guna.

    Prestasi Irjen Pol. Rudi Setiawan kian bersinar saat dirinya menerima penghargaan khusus dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yakni Polri Awards In Support Of The UN HeForShe Movement 2025. Penghargaan internasional yang diinisiasi oleh PBB ini diberikan atas dedikasi nyata Kapolda Jabar dalam mempromosikan kesetaraan gender di lingkungan kepolisian dan masyarakat luas. Hal ini menunjukkan bahwa Polda Jabar tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga memiliki kepekaan sosial terhadap gerakan solidaritas global.

    Di sisi lain, komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik juga dibuktikan dengan diraihnya Piagam Penghargaan Badan Publik Informatif dari Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat. Predikat ini mengukuhkan posisi Polda Jabar sebagai instansi yang transparan dan akuntabel, di mana keterbukaan informasi publik menjadi prioritas utama. Dengan akses informasi yang semakin mudah, masyarakat kini dapat memantau langsung kinerja dan integritas kepolisian di wilayah Jawa Barat secara lebih terbuka.

    Menanggapi rentetan apresiasi tersebut, Irjen Pol. Rudi Setiawan menegaskan bahwa capaian ini merupakan buah dari kerja keras kolektif seluruh personel dan dukungan penuh masyarakat. Ia menekankan bahwa penghargaan yang diraih bukan sekadar pajangan, melainkan tanggung jawab besar untuk terus meningkatkan pelayanan yang profesional dan adaptif. ” inovasi harus terus berjalan seiring dengan perkembangan zaman agar institusi kepolisian tetap relevan dan mampu mengayomi warga dengan cara-cara yang lebih humanis.” ungkapnya, Selasa (30/12/2025)

    Kesuksesan memborong berbagai penghargaan bergengsi ini menjadi cerminan nyata dari keberhasilan semangat transformasi Polri yang Presisi di tanah Pasundan. Kepemimpinan Irjen Pol. Rudi Setiawan telah membawa Polda Jabar menjadi institusi yang lebih modern dan dipercaya oleh publik. Dengan pondasi keterbukaan dan teknologi yang telah dibangun, diharapkan Polri dapat terus menjadi pelindung masyarakat yang tidak hanya sigap dalam bertindak, tetapi juga santun dalam melayani.

    Bandung, 30 Desember 2025

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Kapolda Jabar Larang Kembang Api Saat Tahun Baru 2026, Ajak Masyarakat Rayakan dengan Doa dan Kepedulian

    Kapolda Jabar Larang Kembang Api Saat Tahun Baru 2026, Ajak Masyarakat Rayakan dengan Doa dan Kepedulian

    Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H, melarang pelaksanaan pesta kembang api dan petasan pada perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026. Kebijakan tersebut disertai imbauan kepada masyarakat agar tidak merayakan malam tahun baru dengan euforia berlebihan, sebagai bentuk empati dan keprihatinan terhadap saudara- saudara sebangsa yang sedang tertimpa musibah bencana alam.

    Hal tersebut disampaikan Kapolda Jabar pada Senin malam (29/12/2025). Ia menyampaikan bahwa saat ini Indonesia tengah berada dalam situasi prihatin, khususnya bagi masyarakat di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang sedang mengalami bencana.
    “Bisa saya sampaikan di sini, pada saat ini Indonesia dalam keadaan prihatin. Karena sebagian dari masyarakat kita, khususnya yang berdomisili di ujung Sumatera, Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sedang mengalami musibah,” ujar Kapolda Jabar.

    Kapolda Jabar menuturkan bahwa kondisi tersebut sangat memprihatinkan bagi seluruh bangsa Indonesia. Hingga saat ini, proses pemulihan, perbaikan infrastruktur, serta pemulangan kehidupan masyarakat terdampak bencana masih terus berlangsung.

    Menurutnya, perayaan tahun baru sebaiknya ķodiisi dengan kegiatan yang lebih bermakna, salah satunya melalui doa bersama sebagai wujud solidaritas dan empati kepada para korban bencana.
    “Lebih baik doa bersama. Kita mohon kepada Ilahi, Allah SWT, supaya bencana ini tidak melanda kita kembali dan saudara-saudara kita diberikan kemudahan serta kekuatan untuk kembali hidup normal,” ungkapnya, Selasa (30/12/2025)

    Rudi menegaskan bahwa larangan penggunaan kembang api dan petasan bukan semata-mata pertimbangan pengamanan, melainkan juga sikap moral dan empati sosial. Ia menilai perayaan tahun baru seharusnya menjadi momentum refleksi dan kepedulian terhadap sesama.
    “Karena kita berempati, maka itu dilarang. Kita merasa prihatin kepada seluruh saudara-saudara kita yang terkena bencana,” tegasnya.

    Kapolda Jawa Barat pun mengajak seluruh masyarakat untuk melewati pergantian tahun dengan cara yang sederhana, khidmat, dan penuh makna.
    “Untuk itu, kita lewati pergantian tahun 2025 ke 2026 dengan keprihatinan dan kita lakukan doa bersama,” tutup Kapolda Jabar.

    Bandung, 30 Desember 2025

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Narkoba dan Kejahatan Siber Jadi Perhatian Serius Polda Jabar

    Narkoba dan Kejahatan Siber Jadi Perhatian Serius Polda Jabar

    Peredaran narkoba dan kejahatan siber masih menjadi tantangan serius bagi keamanan Jawa Barat sepanjang tahun 2025. Hal tersebut terungkap dalam evaluasi akhir tahun Polda Jabar, Senin (29/12/2025)

    Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menyebut dua jenis kejahatan tersebut menunjukkan tren peningkatan. Menurutnya, pola kejahatan terus berkembang mengikuti perubahan zaman.

    “Tahun 2025, kami menangani 3.482 perkara narkoba,” kata Rudi. Angka tersebut meningkat sekitar 7,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

    Selain peningkatan perkara, jumlah tersangka narkoba juga mengalami kenaikan signifikan. Sepanjang 2025 tercatat 4.256 orang ditetapkan sebagai tersangka.

    Kapolda Jabar menegaskan peningkatan itu mencerminkan intensifikasi penindakan aparat. “Ini menunjukkan pengungkapan kasus semakin masif,” ujarnya.

    Di sisi lain, kejahatan siber juga mengalami lonjakan tajam. Sepanjang 2025, Polda Jabar mencatat 156 perkara kejahatan siber.

    Jumlah tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Kapolda Jabar Irjen Rudi menyebut penipuan daring dan judi online menjadi kasus yang paling dominan.

    Meski meningkat, tingkat penyelesaian perkara kejahatan siber mencapai 80,7 persen. Rudi menilai penguatan kemampuan penyidik menjadi faktor utama.

    Ia juga menekankan pentingnya literasi digital masyarakat untuk mencegah kejahatan siber. Menurutnya, pencegahan harus berjalan seiring dengan penindakan.

    “Kami tidak akan memberi ruang bagi narkoba maupun kejahatan digital di Jawa Barat,” tegas Kapolda Jabar

    Bandung, 30 Desember 2025

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Ditlantas Polda Jabar Luncurkan 21 Inovasi 2025 untuk Menjawab Kebutuhan Masyarakat dalam pelayanan yang Prima dan Responsif

    Ditlantas Polda Jabar Luncurkan 21 Inovasi 2025 untuk Menjawab Kebutuhan Masyarakat dalam pelayanan yang Prima dan Responsif

    Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat terus berkomitmen menghadirkan transformasi pelayanan publik yang modern, mudah, dan responsif. Sepanjang tahun 2025, Ditlantas Polda Jabar meluncurkan 21 inovasi pelayanan sebagai upaya nyata menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan kepolisian, khususnya di bidang registrasi kendaraan bermotor dan pelayanan Samsat.

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H mengatakan bahwa inovasi-inovasi tersebut dirancang untuk memangkas birokrasi, menghilangkan antrean panjang, serta mendekatkan pelayanan langsung ke tengah masyarakat, baik di perkotaan hingga wilayah pedesaan yang sulit dijangkau.

    Salah satu inovasi paling menonjol adalah “STNK Delivery” dan “BPKB Delivery”. Melalui layanan ini, masyarakat tidak perlu lagi menunggu lama di kantor Samsat. STNK dan BPKB yang telah selesai dicetak akan langsung diantarkan ke rumah pemohon oleh petugas menggunakan kendaraan dinas roda dua maupun roda empat. Inovasi ini dinilai sangat efektif bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu dan mobilitas tinggi.

    Selain itu, “Cek Fisik Kabumi” menjadi terobosan layanan unggulan lainnya. Masyarakat dapat mengajukan permohonan cek fisik kendaraan langsung ke rumah melalui hotline, media sosial, maupun WhatsApp layanan BPKB. Kehadiran layanan ini menghapus kebutuhan datang langsung ke Samsat dan menjadi bukti pendekatan pelayanan yang semakin humanis.

    Di bidang pembayaran pajak, Ditlantas Polda Jabar menghadirkan “T-SAMSAT” (Tabungan Samsat) bekerja sama dengan Bank BJB. Melalui layanan ini, masyarakat dapat membayar pajak kendaraan secara mencicil tanpa biaya administrasi dan denda, dengan sistem autodebet yang terhubung langsung ke sistem Samsat Jawa Barat.

    Dirlantas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Dodi Darjanto, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa seluruh inovasi tersebut merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik Polri yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
    “Kami berupaya menghadirkan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Prinsip kami adalah mendekatkan layanan, mempermudah proses, dan memberikan kepastian waktu. Inovasi-inovasi ini lahir dari kebutuhan nyata masyarakat Jawa Barat,” ujar Kombes Pol. Dodi Darjanto.

    Untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil, Ditlantas Polda Jabar juga mengoperasikan “Samsat Masuk Desa” dan “Samsat Gendong”, yang membawa layanan pengesahan STNK dan pembayaran pajak langsung ke desa, balai RW, dan komunitas warga. Layanan ini telah menjangkau berbagai daerah seperti Ciamis, Bogor, dan Indramayu.

    Selain itu, kemudahan layanan juga diwujudkan melalui “Samsat Drive Thru” dan “Samsat Ride Thru”, yang memungkinkan masyarakat mengurus pajak kendaraan tanpa turun dari kendaraan, cukup melalui satu jalur pelayanan hingga selesai.

    Menjawab kebutuhan masyarakat pekerja, Ditlantas Polda Jabar menghadirkan layanan dengan jam operasional fleksibel seperti “Samsore”, “SamSon” (Samsat Minggon), “SamNight”, “Samremol”, “Nongki Messra Sama Bapak”, hingga “Nongkidut’. Inovasi ini memungkinkan masyarakat membayar pajak di malam hari maupun akhir pekan, bahkan sambil bersantai di ruang publik.

    Pendekatan pelayanan yang humanis juga diwujudkan melalui “Samsat Outlet Ladies”, “Samsat Keliling Ladies”, dan “Ladies Nite”, yang seluruhnya diawaki oleh petugas perempuan dari unsur Polri, Bapenda, Jasa Raharja, dan perbankan.

    Kombes Pol. Dodi Darjanto menambahkan, inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.
    “Dengan inovasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir sebagai pelayan masyarakat yang adaptif, profesional, dan responsif. Pelayanan Samsat bukan lagi sesuatu yang rumit, tetapi mudah, cepat, dan nyaman,” pungkasnya.

    Melalui 21 inovasi tersebut, Ditlantas Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pelayanan prima, transparan, dan berkeadilan, sejalan dengan semangat Polri Presisi dan tuntutan pelayanan publik di era modern tahun 2025.

    Bandung, 30 Desember 2025

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Kapolda Jabar : Kamtibmas Sepanjang Tahun 2025 Dinilai Tetap Kondus

    Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Barat sepanjang tahun 2025 dinilai tetap kondusif. Hal itu disampaikan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan dalam paparan evaluasi akhir tahun Polda Jabar, Senin (29/12/2025)

    Kapolda Jabar menyebut stabilitas keamanan dapat terjaga meski Jawa Barat menghadapi dinamika sosial dan ekonomi yang cukup tinggi. Menurutnya, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting.

    “Secara umum situasi kamtibmas Jawa Barat masih terkendali dan kondusif,” kata Rudi dalam keterangannya. Ia menegaskan Polri terus mengedepankan langkah pencegahan dan deteksi dini.

    Data Polda Jabar mencatat jumlah tindak pidana sepanjang 2025 mencapai 38.520 perkara. Angka tersebut naik sekitar dua persen dibandingkan tahun 2024.

    Kapolda Jabar menilai kenaikan tersebut masih dalam batas wajar dan dapat dikendalikan. “Kenaikan ini lebih banyak disumbang kejahatan konvensional,” ujarnya.

    Rudi menjelaskan kejahatan konvensional seperti pencurian dan penganiayaan masih mendominasi laporan masyarakat. Namun demikian, kejahatan transnasional justru mengalami penurunan signifikan.

    Sepanjang 2025, Polda Jabar hanya mencatat 12 perkara kejahatan transnasional. Jumlah tersebut menurun jauh dibandingkan tahun sebelumnya.

    Kapolda Jabar menyebut penurunan itu mencerminkan efektivitas penguatan pengawasan wilayah dan kerja sama lintas sektor. Ia menilai langkah tersebut perlu terus diperkuat.

    Selain itu, kejahatan yang berimplikasi kontinjensi juga menunjukkan tren penurunan. Kondisi tersebut menandakan stabilitas sosial di Jawa Barat relatif terjaga.

    “Keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” tutup Kapolda Jabar.

    Bandung, 30 Desember 2025

    Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar

  • Polsek Tanah Sareal Dirikan Pos Pelayanan Masyarakat di Simpang Yasmin Jelang Natal dan Tahun Baru

    KOTA BOGOR – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), jajaran Polsek Tanah Sareal Polresta Bogor Kota mendirikan Pos Pelayanan Masyarakat di kawasan Simpang Yasmin, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Pendirian pos ini bertujuan untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama masa libur Nataru.

    Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari perintah Kapolresta Bogor Kota Polda Jawa Barat, Kombes Pol Eko Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H., yang menginstruksikan seluruh jajaran Polsek agar mendirikan Pos Pelayanan Masyarakat di wilayahnya masing-masing guna meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat.

    Pos Pelayanan di Simpang Yasmin difungsikan sebagai pusat pelayanan informasi, pengamanan, serta pengaturan lalu lintas, mengingat lokasi tersebut merupakan salah satu titik strategis dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi, khususnya menjelang perayaan Natal dan pergantian tahun.

    Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy, menyampaikan bahwa pihaknya memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat demi menjamin keselamatan dan kenyamanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
    “Kami maksimalkan pelayanan masyarakat menjelang Nataru guna menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang hendak merayakan Natal dan juga Tahun Baru,” ungkap Kompol Doddy, Selasa (30/12/2025).

    Selain memberikan pelayanan kepada masyarakat, personel Polsek Tanah Sareal yang bertugas di Pos Pelayanan juga melakukan pengaturan arus lalu lintas, patroli rutin, serta pemantauan situasi kamtibmas di sekitar lokasi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kemacetan, gangguan keamanan, maupun kejadian yang dapat mengganggu kelancaran aktivitas masyarakat.

    Dengan didirikannya Pos Pelayanan Masyarakat tersebut, diharapkan perayaan Natal dan Tahun Baru di wilayah Tanah Sareal dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Polsek Tanah Sareal juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, menjaga keamanan lingkungan, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban umum

  • Sigap dan Humanis, IPTU Ade Dedi Sobandi Bantu Korban Kecelakaan di Jalan Juanda Kota Bogor

    KOTA BOGOR – Kepedulian dan kesiapsiagaan personel kepolisian kembali ditunjukkan oleh IPTU Ade Dedi Sobandi selaku Kasubnit 1 Turjagwali Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota, yang dengan sigap memberikan bantuan kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Juanda, tepatnya di depan SMA Negeri 1 Kota Bogor.

    Peristiwa tersebut terjadi saat IPTU Ade Dedi Sobandi tengah melaksanakan tugas pengaturan dan pemantauan arus lalu lintas di sekitar lokasi. Mengetahui adanya kecelakaan, yang bersangkutan segera menghentikan kegiatan dan memberikan pertolongan pertama kepada korban, sekaligus mengamankan lokasi kejadian guna mencegah terjadinya kecelakaan lanjutan.

    Dengan dibantu personel di lapangan, korban kemudian dievakuasi dan segera dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bogor untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Tindakan cepat ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat serta komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jalan.

    Kasat Lantas Polresta Bogor Kota menyampaikan bahwa langkah yang dilakukan oleh IPTU Ade Dedi Sobandi merupakan cerminan dari semangat pelayanan humanis yang senantiasa ditekankan kepada seluruh personel Satlantas, khususnya dalam menghadapi situasi darurat di jalan raya.

    Satlantas Polresta Bogor Kota mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan demi menghindari terjadinya kecelakaan. Kehadiran dan kesiapsiagaan petugas di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman serta membantu masyarakat secara cepat dan tepat apabila terjadi kondisi darurat di jalan.

  • Satlantas Polresta Bogor Kota Siagakan Tim Urai 2 Antisipasi Lonjakan Arus Kendaraan Selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    KOTA BOGOR – Dalam rangka menjaga kelancaran arus lalu lintas selama masa Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota yang tergabung dalam Tim Urai 2 terus disiagakan dan melaksanakan patroli secara intensif di sejumlah titik rawan kepadatan di wilayah Kota Bogor.

    Kegiatan patroli ini difokuskan pada upaya mengurai lonjakan volume kendaraan yang meningkat signifikan selama periode libur panjang, khususnya di ruas-ruas jalan utama, simpang padat, kawasan wisata, serta pusat aktivitas masyarakat. Kehadiran Tim Urai 2 di lapangan bertujuan untuk memastikan arus lalu lintas tetap bergerak lancar dan mencegah terjadinya penumpukan kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan.

    Personel Tim Urai 2 secara aktif melakukan pengaturan lalu lintas, rekayasa arus secara situasional, serta memberikan imbauan kepada para pengguna jalan agar tetap tertib dan mematuhi arahan petugas. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap dinamika lalu lintas yang kerap berubah, terutama pada jam-jam sibuk selama libur Natal dan Tahun Baru.

    Kasat Lantas Polresta Bogor Kota menyampaikan bahwa kesiapsiagaan Tim Urai 2 merupakan bagian dari komitmen Polresta Bogor Kota dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

    Dengan adanya patroli dan pengaturan lalu lintas yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan mobilitas masyarakat di Kota Bogor dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar. Satlantas Polresta Bogor Kota juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tetap berhati-hati, mengutamakan keselamatan, serta bekerja sama dengan petugas di lapangan demi kelancaran bersama selama masa liburan.

  • Satlantas Polresta Bogor Kota Tindak Pengendara Motor Gunakan TNKB Tidak Sesuai Spesifikasi dan Tidak Kenakan Helm

    KOTA BOGOR – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota kembali melaksanakan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Kali ini, petugas menindak seorang pengendara sepeda motor yang kedapatan menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau pelat nomor yang tidak sesuai dengan spesifikasi dan data registrasi kendaraan.

    Dalam pemeriksaan di lapangan, diketahui bahwa sepeda motor tersebut seharusnya menggunakan TNKB dengan empat angka registrasi. Namun, pengendara justru memasang pelat nomor dengan satu angka yang tidak sesuai dengan data yang tercantum pada Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Penggunaan TNKB yang tidak sesuai spesifikasi ini merupakan pelanggaran lalu lintas karena dapat menghambat proses identifikasi kendaraan serta berpotensi disalahgunakan.

    Tak hanya itu, pengendara juga kedapatan tidak menggunakan helm saat berkendara, yang merupakan perlengkapan keselamatan wajib bagi pengendara sepeda motor. Pelanggaran tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengendara itu sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

    Pelanggaran ini terpantau oleh petugas Satlantas Polresta Bogor Kota yang sedang melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas di Simpang Jalan Jalak Harupat, Kota Bogor. Melihat adanya pelanggaran, petugas segera menghentikan pengendara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan memberikan tindakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Kasat Lantas Polresta Bogor Kota menyampaikan bahwa penindakan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menciptakan tertib berlalu lintas serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya. Penegakan hukum dilakukan tidak semata-mata untuk memberikan sanksi, namun juga sebagai bentuk edukasi agar masyarakat lebih patuh terhadap aturan lalu lintas.

    Satlantas Polresta Bogor Kota mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan TNKB sesuai spesifikasi dan data kendaraan, serta melengkapi diri dengan perlengkapan keselamatan seperti helm standar saat berkendara. Dengan disiplin berlalu lintas, diharapkan dapat tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Bogor.